GueBerita.com – Lagu “Caping Gunung” adalah sebuah karya legendaris dari maestro keroncong Indonesia, Gesang Martohartono. Lagu ini secara mendalam menggambarkan perasaan kerinduan seorang ayah di desa terhadap putra kandungnya yang telah merantau pergi untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsanya.
Di balik alunan melodi yang syahdu dan menyentuh, tersimpan sebuah pesan kritik sosial yang disampaikan dengan halus namun begitu menggigit. Lagu ini menjadi pengingat bagi mereka yang telah berhasil dan meraih kesuksesan di perkotaan.
Pesan utamanya adalah agar para perantau yang telah mencapai kejayaan tidak melupakan akar dan asal-usul mereka. Mereka diingatkan untuk tidak mengkhianati janji-janji yang pernah terucap di masa lalu. Serta, yang terpenting, agar tidak melupakan nasib rakyat kecil di pedesaan yang turut berjuang dan menderita demi kemenangan yang kini mereka nikmati.
Lirik Lengkap Lagu “Caping Gunung” – Gesang
[Verse 1]
Di zaman perjuangan dulu
Saya teringat pada anak lelaki saya
Dulu saya merawatnya
Sekarang entah di mana dia
[Verse 2]
Katanya sudah menang
Tercapai apa yang ia dambakan
Dulu ia berjanji
Sekarang apakah ia lupa
[Chorus]
Di gunung
Saya beri dia nasi jagung
Jika mendung
Saya pinjamkan caping gunung
[Outro]
Syukur bisa melihat
Gunung dan desa menjadi makmur
Agar tidak hilang
Perjuangan mereka menanggung derita (*)






