GueBerita.com – Mengatasi tantangan akses kesehatan dari pulau ke daratan utama, Polres Gresik meluncurkan program ambulans gratis yang siap menjemput dan mengantar pasien dari Pulau Bawean ke rumah sakit rujukan tanpa biaya.
Langkah proaktif ini bertujuan untuk mempermudah warga kepulauan, khususnya dalam kondisi darurat medis. Penjemputan pasien dari kapal dan pengantaran langsung ke fasilitas kesehatan menjadi prioritas utama pelayanan ini.
Layanan ambulans gratis tersebut secara resmi dimulai pada Senin, 22 Juni 2026. Fokus utamanya adalah menjemput dan mengevakuasi pasien yang baru tiba dari Pulau Bawean, kemudian mengantarkannya ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Tindakan cepat ini merupakan wujud nyata dari pelayanan humanis yang diberikan oleh Polri. Kehadiran ambulans gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama warga kepulauan yang membutuhkan akses kesehatan dan transportasi medis yang memadai menuju fasilitas kesehatan rujukan.
AKBP Ramadhan Nasution, selaku perwakilan Polres Gresik, menjelaskan bahwa masyarakat dari wilayah kepulauan seperti Bawean memang seringkali menghadapi kendala tersendiri dalam mengakses layanan kesehatan lanjutan. Tantangan ini meliputi jarak, waktu tempuh, serta biaya yang tidak sedikit.
Lebih lanjut, AKBP Ramadhan menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban umum. Lebih dari itu, Polri juga berkomitmen untuk memberikan bantuan sosial kemanusiaan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga pasien segera mendapatkan penanganan dari pihak rumah sakit dan diberikan kesembuhan,” ujar AKBP Ramadhan Nasution pada Senin, 22 Juni 2026. Pernyataannya menekankan esensi dari program ini, yaitu kepedulian dan harapan akan kesembuhan pasien.
Program ambulans gratis ini, meskipun mungkin terlihat sederhana, memiliki makna yang sangat besar bagi warga kepulauan seperti Bawean. Layanan ini bisa menjadi penentu antara pasien yang tertangani dengan cepat atau justru mengalami keterlambatan penanganan medis yang berpotensi berakibat fatal.
Inisiatif yang digagas oleh Polres Gresik ini menunjukkan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berhenti pada kegiatan patroli dan pengamanan semata. Peran aktif dalam memberikan dukungan kemanusiaan dan pelayanan publik menjadi bukti bahwa Polri selalu berusaha hadir di setiap aspek kehidupan masyarakat.
Ketika petugas kesehatan dan kendaraan darurat, dalam hal ini ambulans, hadir tepat waktu di pelabuhan, kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. Mereka hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang sesungguhnya, memberikan rasa aman dan bantuan nyata di saat yang paling dibutuhkan. (*)






