RUU Pemilu Dibahas, Dasco Ungkap Hasil Pertemuan Koalisi Prabowo

News36 Views

GueBerita.com – Dinamika pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu terus bergulir di lingkungan parlemen. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memberikan klarifikasi terkait pertemuan para ketua umum partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintah, yang belakangan ini menjadi sorotan publik.

Dasco menegaskan bahwa pertemuan antara para pimpinan partai politik tersebut belum menghasilkan keputusan final terkait regulasi pemilu mendatang. Menurutnya, pertemuan tersebut lebih difokuskan pada tahap awal atau brainstorming guna menyelaraskan pandangan sebelum pembahasan teknis dilakukan di tingkat fraksi DPR.

“Pertemuan para ketua umum parpol itu baru sebatas brainstorming mengenai persiapan pembahasan Undang-Undang Pemilu yang nantinya akan ditindaklanjuti oleh fraksi-fraksi di DPR,” ujar Dasco saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Lebih lanjut, Dasco menjelaskan bahwa proses ini masih bersifat sangat awal. Diskusi-diskusi lanjutan akan terus dilakukan secara berkala guna menyesuaikan dengan perkembangan dinamika politik serta substansi pembahasan RUU Pemilu yang direncanakan berjalan cukup panjang.

Menunggu Partisipasi Publik

Selain koordinasi internal koalisi, pihak DPR juga memastikan bahwa proses penyusunan RUU Pemilu tidak akan mengabaikan aspirasi masyarakat. Dasco menyebutkan bahwa saat ini partai politik masih menunggu hasil dari kegiatan partisipasi publik yang tengah dilakukan oleh Komisi II DPR.

“Kami dari partai juga menunggu hasil partisipasi publik dari Komisi II DPR. Pra-pembahasan ini memang terus dilakukan dengan meminta masukan dari masyarakat luas sebelum melangkah ke tahap berikutnya,” tambah Dasco.

Tanggapan Terkait Ambang Batas Parlemen

Salah satu poin yang cukup menarik perhatian publik adalah isu mengenai usulan kenaikan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 5 persen. Usulan ini sebelumnya sempat dilontarkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Sugiono.

Menanggapi hal tersebut, Dasco meluruskan bahwa angka 5 persen belum menjadi ketetapan resmi dari koalisi. Ia menekankan bahwa dalam sesi brainstorming, berbagai usulan memang muncul, namun belum ada keputusan kolektif yang mengikat.

“Kalau brainstorming itu kan belum ada penentuan. Jadi, hasil diskusi-diskusi itu kira-kira ya antara lain seperti yang disampaikan Pak Sugiono itu, namun belum ditetapkan sebagai keputusan bersama,” tegasnya.

Komitmen Keterbukaan

Dasco juga memastikan bahwa ke depannya, proses pembahasan ini akan dilakukan secara lebih inklusif. Ia memberikan sinyal bahwa pertemuan-pertemuan lanjutan akan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk partai politik yang mungkin belum sempat hadir pada pertemuan sebelumnya.

  • Pertemuan ketum parpol saat ini masih dalam tahap penjajakan ide.
  • Belum ada kesepakatan final mengenai angka parliamentary threshold.
  • DPR berkomitmen melibatkan partisipasi publik sebelum RUU Pemilu disahkan.
  • Proses pembahasan akan dilakukan secara bertahap mengikuti dinamika politik.

Dengan masih panjangnya proses pembahasan RUU Pemilu, publik diharapkan dapat terus memantau perkembangan kebijakan ini. Pihak DPR berkomitmen untuk tetap transparan seiring dengan berjalannya tahapan-tahapan pembahasan di tingkat fraksi dan komisi terkait.