Pencarian 5 Jurnalis Hilang: 13 Kapal Dikerahkan di Hari Keempat

News48 Views

GueBerita.com – Memasuki hari keempat Pencarian, operasi penyelamatan terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terus diperluas. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) meningkatkan intensitas upaya pencarian dengan mengerahkan total 13 kapal ke empat sektor wilayah perairan yang berbeda.

Kepala Kantor SAR Banten, Al Amrad, memberikan keterangan langsung dari Pos SAR Marina Carita, Pandeglang, Banten, pada Jumat. Ia menjelaskan bahwa pengerahan alutsista dalam skala besar ini dilakukan untuk menyisir area pencarian yang mencakup titik-titik krusial di sekitar Selat Sunda.

Adapun daftar armada yang dilibatkan dalam operasi hari keempat ini meliputi KRI Kerambit 627, KN SAR Tetuka, KP Hayabusa, KN SAR Basudewa, KRI Leuser 924, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RBB P Peucang, RIB Lampung, KAL Pahowang, TB Gunung Santri, serta KRI Lepu.

Pembagian sektor pencarian dilakukan sebagai berikut:

  • Sektor A: Meliputi area seluas 1.026 nautical mile di laut lepas sekitar Tanjung Belimbing, Lampung, dengan melibatkan KRI Kerambit, KP Sanjaya, dan KAL Pahawang.
  • Sektor B: Mencakup wilayah barat Pulau Lampung seluas 1.020 nautical mile, yang disisir oleh KRI Lauser dan KAL Anyer.
  • Sektor C: Meliputi area utara Tanjung Belimbing seluas 585 nautical mile, dengan fokus pencarian oleh KN SAR Basudewa dan RIB dari Lampung.
  • Sektor D: Area seluas 585 nautical mile yang membentang dari utara Sektor C hingga Tanjung Panaitan, yang ditelusuri oleh KAL Hayabusa.

Selain empat sektor utama tersebut, Al Amrad menegaskan bahwa tim SAR gabungan juga melakukan penyisiran tambahan di luar wilayah yang telah ditentukan. Upaya ini merupakan kelanjutan dari strategi yang sudah diterapkan sejak hari pertama hingga hari ketiga operasi.

“Kami kembali memastikan penyisiran di pulau-pulau sekitar Gunung Anak Krakatau, termasuk Pulau Sebesi, Pulau Panjang, dan Pulau Sertung. Satu unit RIB dari Lampung juga dikerahkan khusus untuk mengelilingi area di sekitar Pulau Sebesi,” jelas Al Amrad.

Perlu diketahui, insiden hilangnya lima jurnalis ini terjadi saat mereka sedang dalam perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk mendokumentasikan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau pada Senin, 7 September. Kelima jurnalis tersebut adalah Muhammad Bagus Khoirunas (pewarta foto ANTARA), Arie Basuki (merdeka.com), Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira (iNews), dan Daus (Anadolu).

Hingga saat ini, proses pencarian masih berlangsung secara intensif. Pihak otoritas terkait terus berupaya melakukan monitoring menyeluruh di seluruh titik yang diduga menjadi lintasan para jurnalis tersebut sebelum dinyatakan hilang kontak.