Prasiaga Pramuka: Langkah Efektif Membentuk Karakter Anak Sejak Dini

News6 Views

GueBerita.com – Penanaman karakter memegang peranan krusial dalam proses perkembangan buah hati.

Di luar capaian akademis, anak-anak sejatinya membutuhkan fondasi nilai kemandirian, kedisiplinan, keberanian, semangat kerja sama, serta empati terhadap lingkungan sekitar. Berbagai nilai tersebut dapat dibiasakan sejak masa kanak-kanak melalui aktivitas yang relevan dengan keseharian mereka.

“Anak-anak tidak sekadar menyerap ilmu dari teori, melainkan juga melalui apa yang mereka praktikkan dan rasakan langsung,” ujar Bunda PAUD Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi saat menghadiri Pesta Pramuka Prasiaga di Alun-Alun Sidoarjo, Sabtu (8/8/2026).

Program kepramukaan, contohnya Prasiaga, bisa menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai luhur kepada anak-anak lewat metode yang mengasyikkan.

Lewat berbagai kegiatan seperti bermain, bereksplorasi, berkarya, berkolaborasi, serta bersosialisasi, mereka ditempa untuk menjadi sosok yang mandiri, disiplin, berani, serta memiliki kepedulian sosial.

Sriatun berpendapat bahwa pendidikan anak tidak semestinya terbatas pada standar pencapaian akademis saja. Kecerdasan emosional dan budi pekerti yang luhur merupakan modal utama agar mereka siap beradaptasi dan menaklukkan rintangan di masa mendatang.

“Kita tentu berharap anak-anak unggul secara akademik. Namun, kepintaran tersebut wajib diimbangi dengan watak yang terpuji. Anak harus dibekali rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama, kemandirian, sikap menghargai orang lain, kepedulian sosial, serta akhlak yang baik,” papar Sriatun yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur tersebut.

Sriatun menegaskan bahwa pembentukan karakter anak merupakan proses panjang yang berkelanjutan. Tanggung jawab ini tidak bisa hanya dipikul oleh pihak sekolah saja.

Lingkungan keluarga menjadi garda terdepan bagi anak untuk mengenal serta menerapkan nilai-nilai kebajikan tersebut dalam kesehariannya.

Pembentukan karakter anak tidak bisa diwujudkan oleh satu pihak saja. Keluarga, institusi pendidikan, masyarakat, pemerintah, serta seluruh elemen terkait harus menjalin sinergi yang kuat.

“Kita wajib bahu-membahu dalam membangun atmosfer yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak untuk bertumbuh serta berkembang secara optimal,” pungkas Sriatun yang juga merupakan ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo tersebut.