Gubernur Sulsel Awali Pembangunan Ruas Jalan Rantepao-Baruppu-Batas Sulbar Senilai Rp239 Miliar

Nasional9 Views

GueBerita.comGubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi memulai tahapan konstruksi infrastruktur jalan melalui prosesi peletakan batu pertama atau ground breaking pada Sabtu, 25 Juli 2026. Proyek ini difokuskan pada ruas jalan Rantepao-Pangala-Baruppu yang menghubungkan hingga ke perbatasan Provinsi Sulawesi Barat, bertempat di wilayah Kabupaten Toraja Utara.

Agenda penting pembangunan infrastruktur daerah ini mendapatkan perhatian penuh dari jajaran pimpinan daerah. Turut hadir dalam seremoni tersebut Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mendampingi Gubernur. Selain itu, hadir pula Bupati Tana Toraja, Frederik Victor Palimbong, serta Wakil Bupati Toraja Utara, Andrew Branch Silambi, yang menunjukkan sinergi antarwilayah dalam mendukung proyek strategis ini.

Pembangunan ruas jalan tersebut bukanlah proyek tunggal, melainkan bagian integral dari Paket 6 Multiyears Project (MYP). Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah mengalokasikan anggaran dengan nilai total mencapai Rp239 miliar untuk memastikan pengerjaan infrastruktur ini dapat terealisasi dengan standar kualitas yang memadai.

Khusus untuk wilayah Kabupaten Toraja Utara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan perhatian khusus dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp42,7 miliar. Dana tersebut difokuskan untuk penanganan empat ruas jalan yang dikategorikan sebagai jalur strategis dalam mendukung mobilitas warga setempat.

Adapun daftar empat ruas jalan yang menjadi fokus penanganan pemerintah provinsi adalah sebagai berikut:

  • Ruas Tedong Bonga-Buntao-Batas Kabupaten Luwu.
  • Ruas Rantepao-Sa’dan-Batas Kabupaten Luwu.
  • Ruas Batas Kabupaten Tana Toraja (Madandan)-Alang Alang-Rantepao.
  • Ruas Rantepao-Pangala-Baruppu-Batas Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menekankan bahwa proyek pembangunan ruas Rantepao-Pangala-Baruppu menuju batas Sulawesi Barat merupakan aspirasi yang telah lama dinantikan oleh masyarakat luas. Hal ini dikarenakan kondisi eksisting jalan di wilayah tersebut dinilai cukup ekstrem dan sering mengalami kendala aksesibilitas akibat bencana alam tanah longsor yang kerap terjadi.

Gubernur Andi Sudirman menyampaikan harapannya agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan berarti. Beliau juga menekankan pentingnya dukungan aktif dari seluruh lapisan masyarakat setempat agar proyek infrastruktur ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menargetkan bahwa selesainya pembangunan jalan ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi konektivitas antarwilayah.

Secara lebih mendalam, proyek ini diproyeksikan mampu memberikan kemudahan bagi mobilitas masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. Selain itu, kelancaran akses jalan diharapkan mampu mempercepat distribusi hasil pertanian dari daerah ke pusat perdagangan, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Toraja Utara serta wilayah-wilayah di sekitarnya secara berkelanjutan.

Pembangunan ini menjadi bukti komitmen pemerintah provinsi dalam membenahi infrastruktur di daerah yang memiliki tantangan geografis tinggi. Dengan adanya peningkatan kualitas jalan, diharapkan risiko kecelakaan dan hambatan logistik dapat diminimalisir secara efektif di masa depan.