Gubernur Sulsel Berikan Ganti Rugi Lahan Rp17,5 Miliar untuk Perluasan Landasan Pacu Bandara Bua

Nasional4 Views

GueBerita.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan secara resmi telah menuntaskan proses pembayaran ganti rugi atas pengadaan lahan yang diperuntukkan bagi proyek perluasan landasan pacu atau runway di Bandara Bua, Kabupaten Luwu. Dana kompensasi dengan nilai total mencapai Rp17,5 miliar tersebut telah disalurkan kepada 50 pihak yang berhak atas kepemilikan tanah.

Prosesi penyerahan ganti rugi tersebut dilaksanakan secara langsung di area Bandara Bua. Agenda penting ini turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, didampingi oleh Bupati Luwu, Patahuddin, serta Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu. Selain itu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat juga tampak hadir untuk menyaksikan kelancaran proses penyerahan tersebut.

Dalam keterangannya pada Jumat (24/7), Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa seluruh rangkaian proses pembebasan lahan ini merupakan bagian integral dari upaya strategis pemerintah dalam menyiapkan pengembangan infrastruktur di Bandara Bua. Fokus utama dari pengembangan ini adalah melakukan perpanjangan landasan pacu agar bandara dapat beroperasi lebih optimal.

Lebih lanjut, Andi Sudirman menjelaskan mekanisme pasca-pembebasan lahan. Setelah seluruh proses administrasi dan pembayaran selesai dilakukan, lahan tersebut akan segera diserahkan kepada Kementerian Perhubungan. Penyerahan aset ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pelaksanaan proyek fisik perpanjangan landasan pacu yang akan dikelola oleh kementerian terkait.

Terdapat beberapa tujuan strategis yang ingin dicapai melalui proyek infrastruktur ini. Andi Sudirman menyampaikan bahwa dengan adanya perpanjangan landasan pacu, Bandara Bua diharapkan mampu menampung serta melayani pesawat dengan kapasitas yang lebih besar daripada yang tersedia saat ini.

Peningkatan kapasitas landasan pacu ini diproyeksikan tidak hanya sekadar menambah jumlah penerbangan, tetapi juga meningkatkan standar pelayanan transportasi udara di wilayah Luwu secara signifikan.

Salah satu target jangka panjang yang diharapkan terealisasi dari pengembangan fasilitas ini adalah terbukanya rute penerbangan langsung yang menghubungkan Kabupaten Luwu dengan Jakarta. Konektivitas langsung ke ibu kota negara tersebut diyakini akan memberikan dampak positif yang besar bagi mobilitas masyarakat maupun sektor bisnis di wilayah Luwu dan sekitarnya.

Selain peningkatan layanan transportasi udara, pengembangan Bandara Bua juga memiliki misi untuk memperkuat konektivitas antarwilayah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meyakini bahwa infrastruktur yang memadai akan menjadi katalisator penting bagi pertumbuhan kawasan ekonomi baru di Kabupaten Luwu serta wilayah-wilayah penyangga di sekelilingnya.

Secara garis besar, kebijakan pembangunan infrastruktur transportasi ini merupakan komitmen berkelanjutan dari pemerintah daerah. Langkah ini diambil untuk memastikan beberapa poin utama, di antaranya:

  • Memperluas akses mobilitas bagi masyarakat luas di wilayah regional Luwu.
  • Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aksesibilitas logistik dan penumpang.
  • Meningkatkan daya saing daerah melalui fasilitas transportasi yang lebih modern dan representatif.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang baik adalah fondasi utama bagi kemajuan sebuah kawasan. Dengan rampungnya pembebasan lahan ini, diharapkan seluruh tahapan konstruksi perpanjangan runway dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Selatan.