Sudaryono Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN, Fokus pada Program Gizi Nasional

Nasional39 Views

GueBerita.com – Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Sudaryono untuk menduduki posisi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu, 22 Juli 2026.

Prosesi pelantikan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di lingkungan Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Dalam keterangannya, Prasetyo menjelaskan bahwa penunjukan Sudaryono merupakan keputusan langsung dari Presiden Prabowo. Ia menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Nanik S. Deyang.

Prasetyo menambahkan bahwa pemilihan sosok pengganti ini telah melalui serangkaian pertimbangan yang sangat matang dan mendalam oleh pihak Istana.

Sebelum menerima amanah baru ini, Sudaryono diketahui masih aktif menjalankan tugas sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Terkait mekanisme kerja ke depan, Prasetyo menegaskan bahwa Sudaryono tidak akan memegang jabatan rangkap setelah resmi dilantik sebagai pimpinan BGN.

Oleh karena itu, Sudaryono dipastikan akan melepas tanggung jawabnya sebagai Wakil Menteri Pertanian. Langkah ini diambil agar ia dapat mencurahkan seluruh fokus dan energinya dalam mengemban tugas baru di Badan Gizi Nasional.

Perlu diketahui, penunjukan Sudaryono dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh Nanik S. Deyang. Sebelumnya, Nanik S. Deyang memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN.

Keputusan mundur tersebut diambil Nanik karena kondisi kesehatannya yang mengharuskan ia menjalani pengobatan intensif terkait penyakit jantung yang dideritanya.

Perubahan struktur kepemimpinan di tubuh Badan Gizi Nasional ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi stabilitas lembaga. Selain itu, pemerintah menaruh harapan besar agar pergantian ini mampu menjamin keberlangsungan seluruh program strategis yang sedang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional.

Keberlanjutan program dinilai krusial mengingat peran penting BGN dalam mendukung kebijakan ketahanan dan pemenuhan gizi nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah berkomitmen agar transisi kepemimpinan ini berlangsung lancar demi menjaga kepercayaan publik terhadap kinerja Badan Gizi Nasional ke depannya.