Pemuda Disabilitas Bekasi Berjuang Kumpulkan Recehan untuk Hewan Kurban

Viral31 Views

GueBerita.com – Sebuah kisah inspiratif datang dari Arif (36), seorang pemuda penyandang disabilitas yang berdomisili di Bekasi Utara, Jawa Barat. Di tengah segala keterbatasan yang dimilikinya, baik secara fisik maupun ekonomi, Arif berhasil menggapai impiannya untuk berkurban di Hari Raya Idul Adha.

Niat mulianya untuk membeli seekor kambing kurban terwujud berkat kegigihan dan konsistensinya dalam menabung dari hasil jerih payahnya sehari-hari.

Rutinitas harian Arif adalah menjadi pemulung kardus bekas. Sejak pagi hingga malam, ia tekun mengumpulkan barang-barang yang dapat dijual kembali kepada pengepul. Dari setiap penghasilan yang didapat, Arif dengan cermat menyisihkan sebagian kecilnya, terutama dalam bentuk uang pecahan kecil dan uang dua ribuan.

Tak hanya berhenti pada profesi pemulung, Arif juga tak segan melakukan berbagai pekerjaan serabutan di lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini ia lakukan demi menambah pundi-pundi rupiah untuk mencapai target tabungannya.

Beberapa pekerjaan yang sering ia lakukan meliputi membantu para pedagang bakso membersihkan mangkuk-mangkuk bekas pelanggan. Selain itu, ia juga turut serta dalam menjaga kebersihan area di sekitar masjid setempat.

Perlu diketahui bahwa berdasarkan informasi umum di wilayah tersebut, harga seekor kambing kurban sederhana umumnya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp3,5 juta. Angka ini sangat bergantung pada ukuran dan bobot hewan yang dipilih.

Dengan ketekunan yang luar biasa, Arif berhasil mengumpulkan akumulasi tabungan dari upah pekerjaan serabutan yang ia jalani. Tabungannya akhirnya mencapai jumlah yang memungkinkannya untuk membeli hewan kurban.

Kisah perjuangan Arif yang penuh dedikasi ini kemudian menjadi viral dan menarik perhatian luas di jagat media sosial. Banyak pihak yang tersentuh dan tergerak untuk memberikan apresiasi atas semangat pantang menyerahnya.

Sebagai bentuk penghargaan atas ketulusan hati dan semangat berkurban Arif, seorang donatur yang terinspirasi oleh kisahnya kemudian memberikan bantuan lebih lanjut. Donatur tersebut dengan sukarela turut membantu membelikan hewan kurban tambahan, yang diberikan atas nama Arif.

Aksi nyata yang ditunjukkan oleh pemuda berusia 36 tahun ini menjadi sebuah teladan berharga bagi masyarakat luas. Kisahnya mengingatkan kita bahwa esensi ibadah kurban sesungguhnya tidak semata-mata bergantung pada kemampuan finansial yang besar.

Baca juga: Tanpa BPJS, Anggota Polairud Polda Sumsel Bayar Biaya RS Jenazah Bayi di Palembang

Lebih dari itu, ibadah kurban sejatinya menekankan pada aspek keikhlasan niat dan konsistensi dalam upaya berbagi, sekecil apapun itu.