Pemotor Diduga Gagal Menepi Tertabrak Kereta Sangkuriang di Jember

Viral13 Views

GueBerita.com – Sebuah insiden tragis yang melibatkan sepeda motor dan Kereta Api (KA) Sangkuriang di Jember, Jawa Timur, terekam dalam video yang menyebar luas di media sosial pada Kamis, 14 Mei 2026.

Video tersebut memperlihatkan momen ketika sebuah sepeda motor tertabrak oleh KA Sangkuriang dengan rute Ketapang-Bandung. Kejadian ini terjadi di sebuah perlintasan sebidang.

Narasi yang menyertai unggahan video tersebut menduga bahwa pengendara sepeda motor kurang berhati-hati. Diduga kuat, pengendara tidak mengurangi kecepatan laju kendaraannya saat mendekati jalur kereta api.

Peristiwa nahas ini dilaporkan terjadi di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 168 kilometer, yang terletak di petak jalan antara Kotok dan Arjasa, Jember. Insiden tersebut terjadi pada hari Rabu, 13 Mei 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.

Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, memberikan keterangan terkait kronologi kejadian. Menurut penjelasannya, sepeda motor tersebut melaju dari arah selatan menuju perlintasan sebidang sebelum tabrakan terjadi.

Cahyo menekankan bahwa dugaan kuat adalah pengendara tidak melakukan kewajiban untuk berhenti sejenak atau setidaknya mengurangi kecepatan kendaraannya saat hendak melintasi jalur kereta api.

Baca juga: Artis Ternama Meriahkan Pertunjukan Babak Pertama Final Piala Dunia 2026

Ia menambahkan bahwa masinis KA Sangkuriang telah berupaya memberikan peringatan. Sinyal peringatan, yang dikenal sebagai semboyan 35, dibunyikan berulang kali oleh masinis.

Namun, upaya peringatan tersebut rupanya tidak cukup untuk menghindari tabrakan. Jarak antara kereta api yang melaju dengan sepeda motor sudah terlalu dekat, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.

Akibat dari insiden yang terjadi, KA Sangkuriang terpaksa melakukan pemberhentian luar biasa. Pemberhentian ini dilakukan untuk keperluan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana kereta api yang terlibat.

Pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan bahwa kondisi perjalanan kereta api tetap aman dan tidak ada dampak serius pada operasionalnya setelah insiden tabrakan tersebut.

Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan dan dinyatakan aman, KA Sangkuriang akhirnya dapat melanjutkan perjalanannya. Kereta api tersebut kembali bergerak pada pukul 17.04 WIB.