GueBerita.com – Pemerintah Korea Selatan mengambil langkah strategis dengan memanfaatkan fenomena global grup idola BTS untuk memperkuat kurikulum pembelajaran bahasa Korea di seluruh dunia.
Keputusan ini secara resmi tertuang dalam dokumen Rencana Pengembangan dan Distribusi Buku Pelajaran Bahasa Korea untuk Sekolah Dasar dan Menengah di Luar Negeri Tahun 2026.
Kementerian Pendidikan Korea Selatan menargetkan distribusi sebanyak 260.000 eksemplar buku pelajaran bahasa Korea pada tahun ini sebagai bagian dari inisiatif tersebut.
Proyek ini dirancang secara khusus untuk mengembangkan sembilan jenis materi pembelajaran inovatif, yang bertujuan untuk menjawab dan memenuhi tingginya minat generasi muda internasional terhadap gelombang budaya Korea atau Hallyu.
Materi pembelajaran baru yang telah disiapkan mencakup beragam format. Terdapat satu buku digital pintar yang ditujukan untuk tingkat dasar, serta tujuh buku pelajaran yang telah disesuaikan secara spesifik untuk kebutuhan negara-negara target tertentu. Negara-negara tersebut antara lain India, Filipina, Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Jerman.
Selain itu, sebuah buku pendamping yang secara khusus berbasis konten BTS juga menjadi bagian integral dari materi yang akan didistribusikan.
Kementerian Pendidikan Korea Selatan mengklarifikasi bahwa pengintegrasian konten yang terinspirasi dari BTS ini bukanlah sebuah praktik yang baru diperkenalkan. Sejak tahun 2021, otoritas pendidikan Korea Selatan telah aktif dalam mengembangkan dan mendistribusikan delapan buku pendamping serupa.
Lebih lanjut, pada tahun ini, pemerintah berencana untuk menerbitkan satu buku edisi gabungan. Buku ini akan mengintegrasikan materi-materi inti dari seri buku BTS yang telah diterbitkan sebelumnya, dengan tujuan untuk memfasilitasi para siswa dalam proses pembelajaran melalui industri K-Pop yang sangat populer.
Hingga saat ini, materi pendamping yang berbasis Hallyu dan secara resmi diakui oleh pemerintah terbagi menjadi dua kategori fokus utama. Kategori tersebut adalah buku-buku yang berbasis pada konten BTS dan buku-buku yang berpusat pada K-Drama.
Melalui program komprehensif ini, pemerintah Korea Selatan tidak hanya memposisikan BTS sebagai duta budaya pop global, tetapi juga sebagai instrumen pendidikan yang efektif. Tujuannya adalah untuk memperluas jangkauan pendidikan bahasa dan kebudayaan Korea secara signifikan di panggung internasional.






