GueBerita.com – Lagu “Oplosan” yang diciptakan oleh Nur Bayan, dengan irama yang ceria dan mengundang untuk bergoyang, ternyata memiliki narasi yang lebih dalam dari sekadar hiburan. Dirilis pertama kali pada tahun 2007, lagu ini sejatinya merupakan sebuah bentuk kritik sosial yang dibalut dengan pesan moral emosional.
Inti dari lagu ini adalah keprihatinan terhadap maraknya korban jiwa akibat konsumsi minuman keras (miras) oplosan di tengah masyarakat. Nur Bayan dengan cermat menyisipkan pesan moral yang kuat, menggambarkan kepedihan melihat teman-teman di sekitarnya yang merusak masa depan dan kesehatan mereka sendiri demi menenggak “banyu setan”, sebuah istilah untuk miras.
Lagu ini berfungsi sebagai pengingat tegas bagi para penikmat miras. Kebiasaan mabuk-mabukan digambarkan tidak memberikan keuntungan sama sekali, justru hanya membawa kerugian finansial, mengikis akal sehat, dan yang paling tragis, bisa merenggut nyawa secara sia-sia.
Sang pencipta lagu secara gamblang mengajak para pendengarnya untuk segera bertaubat dan menghentikan kebiasaan buruk tersebut sebelum terlambat dan berakhir dalam situasi yang mengerikan, seperti terkapar di dalam ambulans.
Lirik Lengkap Lagu Oplosan Beserta Terjemahannya dalam Bahasa Indonesia – Nurbayan
[Verse 1]
Opo Ora Eman Duite
(Apa Tidak Sayang Uangnya)
Gawe Tuku Banyu Setan
(Untuk Membeli Air Setan)
Opo Ora Mikir Yen Mendem
(Apa Tidak Berpikir Kalau Mabuk)
Iku Biso Ngrusak Pikiran
(Itu Bisa Merusak Pikiran)
[Verse 2]
Ojo Diteruske Mendeme
(Jangan Diteruskan Mabuknya)
Mergo Ora Ono Untunge
(Karena Tidak Ada Untungnya)
Yo Cepet Marenono Mendemmu
(Ya Cepat Hentikan Mabukmu)
Ben Dowo Umurmu
(Biar Panjang Umurmu)
[Chorus]
Tutupen Botolmu Tutupen Oplosanmu
(Tutup Botolmu Tutup Oplosanmu)
Emanen Nyawamu
(Sayangilah Nyawamu)
Ojo Mbok Terus-Teruske
(Jangan Kamu Terus-Teruskan)
Mergane Ora Ono Gunane
(Karena Tidak Ada Gunanya)
Emanen Nyawamu
(Sayangilah Nyawamu)
[Interlude / Post-Chorus]
Oplosan Oplosan Oplosan
(Oplosan Oplosan Oplosan)
[Verse 3]
Coba Sawangen Kae Konco Kancamu
(Coba Lihat Itu Teman-Temanmu)
Akeh Sing Podo Gelempangan
(Banyak Yang Pada Bergelimpangan)
Ugo Akeh Sing Kelesetan
(Juga Banyak Yang Terkapar)
Ditumpakke Ambulan
(Dinaikkan Ke Ambulans)
[Verse 4]
Yo Wis Cukupno Anggonmu Mendem
(Ya Sudah Cukupkan Caramu Mabuk)
Yo Wis Cukup Anggonmu Gendeng
(Ya Sudah Cukup Caramu Gila)
Yo Mari-Mario Yo Leren Lereno
(Ya Sembuh-Sembuhlah Ya Berhenti Berhentilah)
Ojo Diterus-Terusno
(Jangan Diterus-Teruskan)
[Chorus]
Emanen Nyawamu
(Sayangilah Nyawamu)
Emanen Nyawamu
(Sayangilah Nyawamu)
Mergane, Ora Ono Gunane
(Karena, Tidak Ada Gunanya)






