GueBerita.com – Musik kerap kali menjadi sarana paling efektif bagi para seniman untuk mengekspresikan perasaan yang sulit diungkapkan secara gamblang. Hal ini tercermin dalam salah satu karya emosional Virgoun yang bertajuk “Saat Kau Telah Mengerti”.
Lagu ini bukan sekadar rangkaian melodi yang indah, melainkan sebuah surat terbuka yang ditujukan seorang ayah kepada buah hatinya. Secara garis besar, “Saat Kau Telah Mengerti” mengisahkan sudut pandang seorang ayah yang mungkin terlihat sering menuntut, menjengkelkan, atau bahkan bersikap keras di mata sang anak.
Namun, di balik setiap teguran kecil dan aturan yang diterapkan, terdapat alasan yang sangat mendalam. Sang ayah sedang berupaya mempersiapkan mental anaknya agar siap menghadapi realitas kehidupan yang keras saat mereka dewasa kelak.
Virgoun menggambarkan bahwa didikan orang tua berfungsi sebagai “perisai” awal. Jika didikan dari orang tua saja terasa berat, bayangkan betapa dunia luar akan memberikan penilaian yang jauh lebih keras. Lagu ini juga berfungsi sebagai pengingat bahwa ke mana pun sang anak melangkah atau menempuh jalan yang berbeda di masa depan, rumah dan dekapan orang tua akan senantiasa menjadi tempat teraman untuk kembali.
Baca juga: Kakek Jemaah Haji Ini Jadi Perhatian Karena Beri Lima Boneka Unta untuk Cucunya
Lirik Lagu “Saat Kau Telah Mengerti” – Virgoun
[Verse 1]
Nak, Bila Suatu Saat Kau Dengarkan Lagu Ini
Dan Aku Sudah Tak Ada Lagi Di Sampingmu
Kau Akan Mengerti
Mengapa Begitu Menyebalkannya Ku Di Matamu
[Verse 2]
Nak, Jika Saat Nanti Kau Telah Hidup Sendiri
Dan Dunia Ternyata Tak Seperti Harapanmu
Ku Ada Di Sini
Menjadi Rumah Yang S’lalu Menanti Kepulanganmu
[Pre-Chorus]
Kelak Kau ‘Kan Jadi Orang Tua Seperti Aku
Yang Ingin Anakmu Bahagia Dengan Hidupnya
[Chorus]
Bila Bentakan Kecilku Patahkan Hatimu
Lebih Keras Dari Itu, Dunia ‘Kan Menghakimimu
Kubentuk Dirimu Menjadi Engkau Hari Ini
Kau Harus Kuat, Kau Harus Hebat
Permata Hatiku
[Verse 3]
Nak, ‘Kan Tiba Waktu Kau Harus Tentukan Jalanmu
Yang Mungkin Tak Searah Dan Indah Di Mataku
‘Pabila Terjadi
Berjanjilah Kau Akan S’lalu Menjadi Dirimu Sendiri
[Pre-Chorus]
Kelak Kau ‘Kan Jadi Orang Tua Seperti Aku
Yang Ingin Anakmu Berkuasa Atas Hidupnya
[Chorus]
Bila Bentakan Kecilku Patahkan Hatimu
Lebih Keras Dari Itu, Dunia ‘Kan Menghakimimu
Kubentuk Dirimu Menjadi Engkau Hari Ini
Kau Harus Kuat, Kau Harus Hebat
[Bridge / Outro]
Aku Adalah Jemari Dan Ibumu Penanya
Dan Kaulah Puisi Terindah Yang Pernah Tercipta
Semoga Belaian Kasihku Lembutkan Hatimu
Kau Harus Megah, Kau Harus Indah
Kau Harus Kuat, Kau Harus Hebat
Permata Hatiku (*)






