GueBerita.com – Kuasa hukum aktor ternama Korea Selatan, Kim Soo Hyun, menegaskan bahwa prioritas utama kliennya saat ini adalah memulihkan nama baik dan kembali aktif di industri hiburan.
Pernyataan ini disampaikan oleh pengacara Ko Sang Rok dalam sebuah wawancara di program radio YTN Wise Radio Life pada 1 Juni 2026.
Ko Sang Rok memaparkan perkembangan terkini terkait perselisihan hukum yang melibatkan perwakilan dari kanal YouTube kontroversial, Garo Sero Institute, yakni Kim Se Ui.
Baca juga: Jelang Konser BTS, Polisi Selidiki Pembatalan Sewenang-wenang dan Kenaikan Harga Hotel Ekstrem
Pihak Kim Soo Hyun dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk menaikkan nilai tuntutan ganti rugi perdata secara signifikan.
Gugatan kerugian material yang semula diajukan sebesar 12 miliar won, kini dikaji ulang untuk ditingkatkan hingga mencapai kisaran 30 miliar won. Ko Sang Rok menjelaskan bahwa nominal ini belum final dan masih akan disesuaikan serta dihitung ulang berdasarkan bukti kerugian nyata yang terus dikonfirmasi oleh pihak manajemen.
Langkah hukum perdata ini dianggap krusial, selain proses pidana yang sedang berjalan. Tujuannya adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban dan upaya preventif agar kasus serupa tidak terulang di masa depan.
Meskipun nilai tuntutan finansial yang dipertimbangkan tergolong besar, Ko Sang Rok menekankan bahwa target utama dari langkah hukum ini bukanlah semata-mata mengejar kompensasi nominal atau narasi keadilan sosial yang berlebihan.
Fokus utama tetap pada pemulihan harkat, martabat, dan reputasi profesional Kim Soo Hyun yang sempat tercoreng akibat berbagai tuduhan dan kontroversi di ranah digital.
Keluarga dan tim hukum berharap publik dapat memberikan ruang dan dukungan moral agar sang aktor dapat segera kembali ke posisinya semula.
Sementara itu, terkait kelanjutan karier dan rencana proyek akting baru, tim hukum maupun agensi bersikap sangat hati-hati dalam memberikan pernyataan resmi.
Mengingat tingginya perhatian publik terhadap setiap langkah sang aktor, keputusan mengenai keterlibatan dalam proyek masa depan saat ini masih dalam tahap pertimbangan dan evaluasi mendalam oleh pihak agensi.






