Indonesia Dukung BRICS Jaga Stabilitas Global, Menlu Soroti Hukum Internasional

Nasional13 Views

GueBerita.com – Indonesia memandang kelompok BRICS sebagai aktor krusial dalam upaya memelihara perdamaian dan stabilitas di panggung dunia yang kini diwarnai berbagai dinamika geopolitik.

Penegasan ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, saat berpartisipasi dalam BRICS Foreign Ministers’ Meeting yang diselenggarakan di New Delhi, India, pada tanggal 14 Mei 2026.

Dalam forum penting tersebut, Sugiono menggarisbawahi posisi strategis BRICS yang dinilainya mampu memperkuat aspirasi negara-negara berkembang dalam merumuskan arsitektur tatanan global di masa mendatang.

Ia juga menekankan urgensi penerapan hukum internasional yang berkeadilan, bebas dari praktik standar ganda yang dapat merusak integritas sistem global.

Menurut pandangan Sugiono, BRICS seyogianya berperan sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan global, bukan justru menjadi wadah yang memperdalam jurang polarisasi antarnegara.

Dalam kesempatan yang sama, Indonesia kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina serta mengadvokasi solusi dua negara sebagai kerangka penyelesaian konflik yang berkepanjangan.

Baca juga: Aksi Penjambretan di Bundaran HI, Korban Terjatuh Saat Kejar Pelaku

Sugiono turut menyoroti insiden tragis gugurnya empat personel Pasukan Penjaga Perdamaian asal Indonesia yang tengah menjalankan misi dalam kerangka UNIFIL.

Pemerintah Indonesia secara tegas menuntut pertanggungjawaban penuh dari pihak-pihak yang terbukti terlibat dalam insiden tersebut.

Selain isu-isu keamanan global, Indonesia juga menggarisbawahi signifikansi reformasi tata kelola dunia guna menghadapi kompleksitas tantangan internasional yang semakin meningkat.

Sugiono mengemukakan perlunya sebuah sistem perdagangan global yang lebih akomodatif, terbuka, dan tidak membedakan, dengan Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO sebagai pilar utamanya.

Dalam forum tersebut, Indonesia menyambut baik penguatan peran New Development Bank atau NDB, yang merupakan salah satu pilar penting dalam kerangka kerja sama BRICS.