GueBerita.com – Sebuah rekaman video yang beredar luas di platform media sosial memicu kehebohan. Video tersebut menampilkan dugaan tindakan seorang guru pengganti di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Jakarta yang menggadaikan laptop milik salah seorang muridnya.
Unggahan video ini berasal dari akun Threads dengan nama pengguna @_ssbrin. Sejak dipublikasikan, video tersebut dengan cepat menjadi topik perbincangan hangat di kalangan pengguna internet, menimbulkan berbagai reaksi dan komentar.
Dalam narasi yang menyertai video tersebut, terungkap bahwa seorang guru yang diidentifikasi dengan inisial SRA diduga meminjam laptop milik muridnya. Alasan yang disampaikan oleh guru tersebut adalah adanya kebutuhan mendesak yang berkaitan dengan pekerjaan sekolah.
Baca juga: Pendapatan Jennie OA Entertainment Capai 23,8 Miliar Won Berdasarkan Laporan Audit
Menurut informasi yang disampaikan oleh pengunggah video, SRA diketahui merupakan guru pengganti untuk mata pelajaran Sosiologi di salah satu SMA yang berlokasi di Jakarta. Keberadaannya di sekolah tersebut terbilang masih baru.
Berdasarkan keterangan dalam unggahan, guru SRA baru saja memulai tugas mengajarnya di sekolah tersebut, dengan perkiraan waktu sekitar dua minggu sebelum insiden ini mencuat. Fakta ini menambah kompleksitas situasi yang terjadi.
Kasus ini mulai terungkap ke publik setelah pemilik laptop, yang ternyata adalah kakak dari salah satu siswa di sekolah tersebut, melakukan upaya penelusuran terhadap keberadaan perangkat miliknya. Penelusuran ini dilakukan setelah laptop tidak kunjung kembali.
Perangkat laptop yang menjadi pokok permasalahan ini diketahui merupakan milik dari kakak seorang siswa yang bersekolah di SMA tersebut. Hubungan kepemilikan ini menjadi titik awal penelusuran lebih lanjut oleh pihak keluarga.
Pengunggah video yang merupakan kakak dari siswa tersebut, mengaku bahwa pada awalnya ia tidak menyadari bahwa laptop miliknya dipinjam oleh seorang guru di sekolah adiknya. Ia baru mengetahui hal ini setelah proses penelusuran dilakukan.
Dijelaskan lebih lanjut, pengunggah menyebutkan bahwa adiknya membawa laptop tersebut ke sekolah pada hari Jumat, tanggal 8 Mei tahun 2026. Alasan yang diberikan adiknya saat itu adalah untuk keperluan kerja kelompok bersama teman-temannya.
Namun, hingga malam hari pada hari yang sama, laptop tersebut tidak juga dibawa pulang oleh adiknya. Ketika ditanyai lebih lanjut mengenai keberadaan laptop tersebut, sang adik akhirnya mengaku bahwa laptop itu telah dipinjam oleh guru SRA.
Menurut keterangan yang disampaikan oleh pengunggah, guru SRA meminta peminjaman laptop dengan dalih mendesak. Kebutuhan mendesak tersebut meliputi keperluan untuk membuat soal ujian bagi siswa kelas X serta menyelesaikan berbagai tugas pekerjaan sekolah lainnya yang harus segera diselesaikan.






