FISEMA, Dulu FEMA IPB University, Kini Siap Hadirkan Ragam Program Studi Baru

Pendidikan14 Views

GueBerita.com — IPB University terus berupaya melakukan transformasi kelembagaan dan keilmuan yang selaras dengan arsitektur akademik yang telah ditetapkan oleh Senat Akademik.

Sebagai bagian dari agenda besar ini, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) kini secara resmi telah berganti nama dan bertransformasi menjadi Fakultas Ilmu Sosial dan Ekologi Manusia (FISEMA).

Perubahan nama ini diumumkan langsung oleh Rektor IPB University, Dr. Alim Setiawan Slamet, dalam acara Pelantikan Pejabat di Lingkungan IPB University yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional pada Rabu, 20 Mei.

Menurut Dr. Alim, pembentukan FISEMA bukan sekadar perubahan nama biasa, melainkan menandai era baru dalam perjalanan akademik di IPB University. Selama ini, IPB University dikenal sangat kuat dalam bidang sains, teknologi, pertanian, dan biosains.

Namun, dinamika global saat ini menunjukkan bahwa kemajuan teknologi yang pesat harus diimbangi dengan pemahaman yang mendalam mengenai aspek sosial. Hal ini penting agar inovasi yang dihasilkan tetap relevan dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Selama ini IPB University dikenal kuat dalam bidang science, teknologi, pertanian, dan biosains. Namun tantangan global saat ini menunjukkan bahwa kemajuan teknologi tidak akan cukup tanpa pemahaman yang kuat terhadap manusia, masyarakat, budaya, dan dinamika sosial yang menyertainya,” jelas Rektor IPB University.

Beliau menambahkan, “IPB meyakini bahwa inovasi teknologi tanpa pemahaman sosial yang mendalam akan kehilangan relevansinya di tengah masyarakat. Oleh karena itu, FISEMA hadir untuk memperluas spektrum keilmuan IPB dan memperkuat pendekatan sosial-ekologis dalam menjawab tantangan abad ke-21.”

FISEMA dirancang sebagai fakultas ilmu sosial yang memiliki karakter unik, terintegrasi erat dengan visi agromaritim IPB University. Pendekatan akademiknya akan berakar kuat pada realitas empiris di Indonesia, mencakup masyarakat perdesaan, pesisir, kawasan hutan, serta komunitas petani dan nelayan.

“Ilmu sosial di IPB harus tumbuh dari lapangan, dari realitas masyarakat Indonesia sendiri. Kita ingin membangun ilmu yang tidak hanya menjelaskan masalah, tetapi juga mampu menghadirkan solusi yang relevan bagi bangsa,” tegas Dr. Alim.

Selain itu, aspek kemanusiaan dan etika akan menjadi konsep utama dalam pengembangan fakultas ini. “Di balik setiap data, setiap inovasi, dan setiap kebijakan, selalu ada manusia yang harus menghormati martabat dan hak-haknya. Itulah nilai utama yang harus dijaga dalam pengembangan FISEMA,” imbuh Dr. Alim.

Bersamaan dengan pengumuman ini, IPB University juga telah melantik jajaran pimpinan baru FISEMA untuk memulai fase awal transformasi ini.

Baca juga: Pelatihan Tanggap Bencana untuk Keluarga di Madiun Jelang Musim Kemarau

Senada dengan Rektor, Dekan FISEMA IPB University, Prof. Sofyan Sjaf, menjelaskan bahwa rekonstruksi ini merupakan bagian dari penataan keilmuan agar menjadi lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.