Inti Sindiran Lagu ‘Ojo Lamis’ untuk Pengumbar Janji Palsu

Music3 Views

GueBerita.com – Musik campursari tidak pernah lepas dari petuah kehidupan yang sarat akan nilai moral. Salah satu karya monumental yang masih terus dicari dan didengarkan hingga saat ini adalah lagu “Ojo Lamis” ciptaan sang maestro legendaris, Manthous.

Secara keseluruhan, lagu “Ojo Lamis” memiliki inti pesan sebagai sindiran sekaligus peringatan keras bagi orang yang suka menebar janji palsu dan berkhianat. “Ojo Lamis” sendiri berarti jangan hanya manis di bibir.

Lagu ini menggambarkan betapa pedihnya menjadi korban harapan kosong, diibaratkan bagai menanti jamur tumbuh di musim kemarau. Lagu ini juga menegaskan adanya hukum karma.

Siapa yang suka ingkar janji hidupnya akan sengsara (rekoso), sedangkan mereka yang setia pada komitmen suci akan hidup bahagia (mukti).

Melalui lagu “Ojo Lamis”, Manthous tidak sekadar menyajikan hiburan lewat irama campursari yang apik. Ia juga meletakkan sebuah cermin besar bagi pendengarnya agar selalu menjaga keselarasan antara ucapan dan tindakan nyata.

Berikut Lirik Lagu ‘Ojo Lamis’ – Manthous

[Verse 1]

Ojo sok gampang

janji wong manis

yen to amung lamis

Becik aluwung prasojo nimas

ora agawe cuwo

Terjemahan:

Jangan mudah

berjanji pada orang yang manis

jika itu hanya janji palsu

Lebih baik sederhana saja, kasih

jangan membuat kecewa

[Verse 2]

Ojo keliru

janjimu wingi

kadhung tak gatosake

tak gadang-gadang

tekan semene

kowe durung teko

Terjemahan:

Jangan keliru

janjimu kemarin

sudah saya perhatikan

saya nantikan

sampai sekarang

kamu belum datang

[Chorus]

Tresno mung

neng lambe

ora ono nyatane

Teko saiki

kowe wes lali

Karo aku

Terjemahan:

Cinta hanya

di bibir

tidak ada buktinya

Datang sekarang

kamu sudah lupa

dengan aku

[Verse 3]

Pancen

kowe tego

mblenjani tresnoku

nganti

tresno iki

ilang

Terjemahan:

Memang

kamu tega

mengingkari cintaku

sampai

cinta ini

hilang

[Verse 4]

Ojo njarag

yen ora

biso nepati

Mending

ngalah

wae

Terjemahan:

Jangan berjanji

jika tidak

bisa ditepati

Lebih baik

mengalah

saja

[Chorus]

Tresno mung

neng lambe

ora ono nyatane

Teko saiki

kowe wes lali

Karo aku

Terjemahan:

Cinta hanya

di bibir

tidak ada buktinya

Datang sekarang

kamu sudah lupa

dengan aku

[Verse 5]

Pancen

kowe tego

mblenjani tresnoku

nganti

tresno iki

ilang

Terjemahan:

Memang

kamu tega

mengingkari cintaku

sampai

cinta ini

hilang

[Outro]

Ojo lamis

ojo lamis

ojo lamis

Nimas…

Terjemahan:

Jangan janji palsu

jangan janji palsu

jangan janji palsu

Kasih…

Lagu “Ojo Lamis” karya Manthous ini menjadi pengingat abadi akan pentingnya ketulusan dan kejujuran dalam setiap ucapan, terutama dalam hal janji. Pesan moral yang disampaikan melalui liriknya tetap relevan dan dapat dipetik oleh siapa saja yang mendengarkannya, mengingatkan kita untuk tidak menjadi pribadi yang hanya pandai berkata-kata manis tanpa ada bukti nyata.