GueBerita.com – Musik campursari tidak pernah lepas dari petuah kehidupan yang sarat akan nilai moral. Salah satu karya monumental yang masih terus dicari dan didengarkan hingga saat ini adalah lagu “Ojo Lamis” ciptaan sang maestro legendaris, Manthous.
Secara keseluruhan, lagu “Ojo Lamis” memiliki inti pesan sebagai sindiran sekaligus peringatan keras bagi orang yang suka menebar janji palsu dan berkhianat. “Ojo Lamis” sendiri berarti jangan hanya manis di bibir.
Lagu ini menggambarkan betapa pedihnya menjadi korban harapan kosong, diibaratkan bagai menanti jamur tumbuh di musim kemarau. Lagu ini juga menegaskan adanya hukum karma.
Siapa yang suka ingkar janji hidupnya akan sengsara (rekoso), sedangkan mereka yang setia pada komitmen suci akan hidup bahagia (mukti).
Melalui lagu “Ojo Lamis”, Manthous tidak sekadar menyajikan hiburan lewat irama campursari yang apik. Ia juga meletakkan sebuah cermin besar bagi pendengarnya agar selalu menjaga keselarasan antara ucapan dan tindakan nyata.
Berikut Lirik Lagu ‘Ojo Lamis’ – Manthous
[Verse 1]
Ojo sok gampang
janji wong manis
yen to amung lamis
Becik aluwung prasojo nimas
ora agawe cuwo
Terjemahan:
Jangan mudah
berjanji pada orang yang manis
jika itu hanya janji palsu
Lebih baik sederhana saja, kasih
jangan membuat kecewa
[Verse 2]
Ojo keliru
janjimu wingi
kadhung tak gatosake
tak gadang-gadang
tekan semene
kowe durung teko
Terjemahan:
Jangan keliru
janjimu kemarin
sudah saya perhatikan
saya nantikan
sampai sekarang
kamu belum datang
[Chorus]
Tresno mung
neng lambe
ora ono nyatane
Teko saiki
kowe wes lali
Karo aku
Terjemahan:
Cinta hanya
di bibir
tidak ada buktinya
Datang sekarang
kamu sudah lupa
dengan aku
[Verse 3]
Pancen
kowe tego
mblenjani tresnoku
nganti
tresno iki
ilang
Terjemahan:
Memang
kamu tega
mengingkari cintaku
sampai
cinta ini
hilang
[Verse 4]
Ojo njarag
yen ora
biso nepati
Mending
ngalah
wae
Terjemahan:
Jangan berjanji
jika tidak
bisa ditepati
Lebih baik
mengalah
saja
[Chorus]
Tresno mung
neng lambe
ora ono nyatane
Teko saiki
kowe wes lali
Karo aku
Terjemahan:
Cinta hanya
di bibir
tidak ada buktinya
Datang sekarang
kamu sudah lupa
dengan aku
[Verse 5]
Pancen
kowe tego
mblenjani tresnoku
nganti
tresno iki
ilang
Terjemahan:
Memang
kamu tega
mengingkari cintaku
sampai
cinta ini
hilang
[Outro]
Ojo lamis
ojo lamis
ojo lamis
Nimas…
Terjemahan:
Jangan janji palsu
jangan janji palsu
jangan janji palsu
Kasih…
Lagu “Ojo Lamis” karya Manthous ini menjadi pengingat abadi akan pentingnya ketulusan dan kejujuran dalam setiap ucapan, terutama dalam hal janji. Pesan moral yang disampaikan melalui liriknya tetap relevan dan dapat dipetik oleh siapa saja yang mendengarkannya, mengingatkan kita untuk tidak menjadi pribadi yang hanya pandai berkata-kata manis tanpa ada bukti nyata.






