Gaya Tidur Tradisional Jepang: Kasur Tipis Ampuh Atasi Nyeri Punggung Tanpa Mahal

Lifestyle17 Views

GueBerita.com – Banyak orang beranggapan bahwa kasur yang tebal, empuk, dan mahal adalah jaminan tidur berkualitas serta bebas pegal. Namun, kenyataan di Jepang justru menunjukkan sebaliknya.

Hingga kini, jutaan masyarakat Jepang masih memilih tidur di lantai beralaskan futon. Futon adalah kasur tradisional Jepang yang sangat tipis, bahkan terkadang hanya setebal 5 sentimeter.

Kebiasaan ini ternyata didukung oleh berbagai riset kesehatan. Beberapa penelitian mengindikasikan bahwa tidur di permukaan yang lebih kokoh dan padat berkaitan erat dengan penurunan nyeri punggung kronis, jika dibandingkan dengan kasur yang terlalu empuk.

Sebuah studi ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet memperkuat temuan ini. Penelitian tersebut menyatakan bahwa penderita nyeri punggung bawah kronis yang tidur di atas kasur dengan kekerasan sedang (medium-firm) merasakan lebih sedikit sakit dan keterbatasan aktivitas dibandingkan mereka yang menggunakan kasur sangat keras.

Secara alami, desain futon tradisional Jepang membantu menjaga tulang belakang tetap lurus. Karakteristik kasur yang kokoh mencegah tubuh tenggelam terlalu dalam saat tidur, sehingga berpotensi memperbaiki postur tubuh selama istirahat.

Sebaliknya, para ahli ergonomi tidur mengingatkan bahwa kasur yang terlalu empuk dapat menimbulkan tekanan tidak merata pada sendi dan tulang belakang jika digunakan dalam jangka panjang.

Bahkan, dilaporkan bahwa orang Jepang yang tidur beralaskan futon tipis mengalami penurunan sakit punggung hingga 67% tanpa perlu membeli kasur mahal.

Namun, kenyamanan tidur tetaplah bersifat personal. Penggunaan futon tipis mungkin tidak cocok untuk semua orang, terutama bagi lansia atau individu dengan kondisi medis tertentu.

Meskipun demikian, popularitas gaya tidur minimalis ala Jepang ini berhasil membantah anggapan lama bahwa tidur sehat harus selalu dibarengi dengan kasur mewah berharga fantastis.