GueBerita.com– Gunung Rinjani kembali menjadi sorotan pada 2025 setelah jumlah pendakinya menembus lebih dari 80 ribu orang.
Popularitas gunung yang berada di Pulau Lombok ini terus meningkat karena menawarkan pengalaman pendakian yang lengkap, mulai dari tantangan medan ekstrem hingga kekayaan alam dan budaya yang khas.
Sebagai gunung tertinggi ketiga di Indonesia, Rinjani tidak hanya menghadirkan panorama dari puncaknya.
Gunung ini dikenal memiliki jalur pendakian yang berat, ekosistem unik dengan banyak spesies endemik, hingga keberadaan Danau Segara Anak yang berada di dalam kaldera dan menjadi ikon utama kawasan tersebut.
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani mencatat lonjakan jumlah pendaki sepanjang 2025 sebagai rekor tertinggi setelah masa pandemi.
Peningkatan ini sekaligus memunculkan perhatian terhadap kesiapan fasilitas pendukung, pengelolaan jalur, dan upaya pelestarian lingkungan di kawasan taman nasional.
Baca juga: Kenaikan Harga BBM Diesel Non-Subsidi di Mei 2026
Salah satu faktor utama yang membuat Rinjani begitu diminati adalah tingkat kesulitan jalurnya.
Beberapa titik pendakian memiliki kemiringan mencapai 60 derajat, sehingga menuntut kesiapan fisik, kemampuan navigasi, dan perlengkapan yang memadai. Tantangan tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pendaki yang ingin merasakan pengalaman lebih menantang.
Keberadaan Danau Segara Anak juga menjadi magnet besar bagi wisatawan dan pendaki.
Danau yang berada di dasar kaldera itu menyuguhkan panorama air berwarna biru kehijauan yang berpadu dengan pemandangan kawah aktif dan sumber air panas alami, menciptakan suasana alam yang eksotis sekaligus menenangkan.
Tidak hanya menawarkan keindahan visual, kawasan Gunung Rinjani juga menyimpan kekayaan biodiversitas yang penting.






