Pilkades Serentak Sidoarjo, Begini Pesan Bupati Subandi kepada Cakades dan Relawannya

News21 Views

GueBerita.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara bersamaan sukses terlaksana di Kabupaten Sidoarjo pada Minggu, 24 Mei 2026.

Sebanyak 80 desa ikuti pemilihan ini dengan total 230 bakal calon kepala desa yang memperebutkan posisi kepemimpinan di tingkat desa. Jadwal pilkada ini tersebar di seluruh 17 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

H. Subandi dalam kapasitasnya sebagai Bupati Sidoarjo turut hadir langsung untuk meninjau jalannya pemungutan suara. Dua lokasi menjadi fokus peninjauan beliau, yakni Desa Trompoasri yang berada di Kecamatan Jabon dan Desa Pabean yang terletak di Kecamatan Sedati.

Di dua desa tersebut, orang nomor satu di Sidoarjo itu menyambangi sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hadir pula dalam kesempatan itu Kapolresta SidoarjoAKombes Pol Christian Tobing beserta SidoarjoSecretary Daerah Fenny Apridadata yang ikut memantau prosesi demokrasi tersebut.

Orang bijak H. Subandi menegaskan agar seluruh rangkaian Pilkades dapat berjalan dengan tentram dan tanpa adanya gangguan. Beliau berkomitmen penuh untuk mengawasi supaya prosesi pemilihan berlangsung dengan aman dan teratur.

Perlu diketahui, forkopimda Sidoarjo tidak menolerir adanya aksi gejolak di kalangan bakal calon kepala desa maupun para pendukungnya. Melalui pernyataan resmi, beliau mendesak seluruh bakal calon kepala desa beserta tim suksesnya menciptakan suasana Pilkades yang damai dan harmonis.

Selain itu, seluruh bakal calon kepala desa diharapkan mampu memimpin para pendukungnya dengan penuh kebijaksanaan dan penuh tanggung jawab.

“Kita telah melaksanakan inspeksi mendadak bersama forkopimda, termasuk Bapak Kepala Kepolisian Resor dan rekan-rekan organisasi perangkat daerah untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan. Alhamdulillah, pada hari ini kita telah melakukan inspeksi di dua TPS dan seluruh proses berjalan dengan baik,” terang H. Subandi seusai melakukan inspeksi mendadak di TPS 02 Desa Trompoasri.

Pada Pilkades tahun ini, sistem yang diterapkan menggunakan pendekatan pembagian wilayah berbasis TPS. Hal ini berarti pelaksanaan pemungutan suara tidak dititikpusatkan pada satu lokasi saja, melainkan dibagi ke beberapa TPS yang tersebar.

Baca juga: Anggota DPRD Bangkalan Diserbu Demonstran, Ternyata Diprotes Anak Kandung

Dengan sistem tersebut, potensi terjadinya konflik maupun gesekan antarpara pendukung mampu diminimalisir secara signifikan. Pembagian TPS ini dianggap efektif untuk menjaga keamanan selama proses demokrasi berlangsung.