GueBerita.com – Produksi pabrik di Amerika Serikat pada bulan April 2026 mengalami lonjakan signifikan, mencatat kenaikan terbesar dalam kurun waktu 14 bulan terakhir. Pertumbuhan ini didorong oleh performa kuat sektor otomotif dan permintaan yang tinggi terhadap produk teknologi, seiring dengan meningkatnya investasi dalam kecerdasan buatan.
Berdasarkan data yang dirilis oleh Federal Reserve AS, produksi manufaktur secara keseluruhan menunjukkan peningkatan sebesar 0,6 persen pada bulan April. Angka ini merupakan sebuah lompatan dibandingkan dengan revisi kenaikan sebesar 0,1 persen yang tercatat pada bulan Maret sebelumnya.
Jika dilihat dari perbandingan tahunan, output pabrik pada April 2026 tercatat mengalami peningkatan sebesar 1,3 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Baca juga: LVMH Jual Merek Marc Jacobs ke WHP Global, Pendirinya Tetap Jadi Direktur Kreatif
Sektor kendaraan bermotor dan seluruh komponen pendukungnya menjadi kontributor utama dalam lonjakan produksi ini, dengan mencatatkan kenaikan output sebesar 3,7 persen.
Selain itu, sektor teknologi tinggi juga menunjukkan performa yang mengesankan dengan pertumbuhan sebesar 1,0 persen. Produksi komputer dan perangkat pelengkapnya mengalami kenaikan sebesar 1,5 persen, sebuah tren positif yang telah berlangsung selama dua bulan berturut-turut.
Lebih lanjut, produksi semikonduktor dan komponen elektronik lainnya tercatat meningkat sebesar 1,0 persen. Sementara itu, sektor peralatan komunikasi juga berkontribusi dengan kenaikan sebesar 0,6 persen.
Meskipun demikian, sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Federal Reserve New York mengindikasikan adanya pelemahan dalam performa pengiriman dari para pemasok di wilayah negara bagian tersebut pada bulan Mei. Hal ini memberikan sinyal adanya potensi gangguan dalam rantai pasok.
Gangguan dalam rantai pasok ini diperkirakan dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik yang timbul dari konflik yang melibatkan Iran. Situasi ini berimbas pada jalur perdagangan di kawasan strategis Selat Hormuz, serta memicu kenaikan harga energi di pasar global.
Senada dengan hal tersebut, harga produsen di Amerika Serikat juga tercatat mengalami kenaikan dengan laju tercepat dalam empat tahun terakhir pada bulan April. Kenaikan ini sejalan dengan meningkatnya biaya energi dan tekanan pasokan yang dihadapi oleh para produsen.
Dalam laporan survei Empire State Manufacturing, kondisi bisnis secara umum menunjukkan peningkatan yang signifikan, mencapai level tertinggi dalam lebih dari empat tahun terakhir. Baik pesanan baru maupun pengiriman mengalami kenaikan beruntun selama dua bulan berturut-turut.
Indikator waktu pengiriman dalam survei tersebut menunjukkan adanya keterlambatan tertinggi yang tercatat dalam empat tahun terakhir. Bersamaan dengan itu, ketersediaan pasokan secara umum dilaporkan tetap mengalami pelemahan.






