GueBerita.com – Musisi internasional Olivia Rodrigo kini menjadi sorotan publik di dunia maya. Hal ini berawal dari pengakuan seorang penggemar yang berasal dari Israel.
Penggemar tersebut mengklaim, melalui sebuah unggahan yang menjadi viral di media sosial, tepatnya di akun TikTok @pnai_plus, bahwa Olivia Rodrigo menolak ajakan untuk berfoto bersamanya. Penolakan ini diduga terjadi setelah Olivia mengetahui asal negara penggemarnya.
Menurut narasi yang beredar, kejadian ini bermula ketika penggemar tersebut mencoba mendekati pelantun lagu “drivers license” itu di suatu tempat.
Olivia Rodrigo dilaporkan memberikan respons singkat dengan kalimat, “Maaf, bukan untuk hari ini,” sebelum akhirnya meninggalkan lokasi. Klaim sepihak ini sontak memicu perdebatan hangat di kalangan warganet, terutama mengingat sensitivitas isu geopolitik yang sedang berlangsung saat ini.
Sampai berita ini diturunkan, baik pihak Olivia Rodrigo maupun manajemen resminya belum mengeluarkan pernyataan resmi atau memberikan klarifikasi mengenai kebenaran klaim yang beredar tersebut.
Di sisi lain, publik mengaitkan insiden ini dengan rekam jejak Olivia Rodrigo yang memang dikenal vokal dalam menyuarakan keprihatinan terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina.
Olivia Rodrigo tercatat sebagai salah satu artis global yang turut menandatangani sebuah surat terbuka. Surat tersebut berisi tuntutan untuk segera dilakukannya gencatan senjata di Gaza.
Selain itu, ia juga kerap memanfaatkan platform digitalnya untuk menyoroti kondisi warga sipil yang terdampak di wilayah konflik tersebut.
Meskipun demikian, hingga kini belum dapat dipastikan secara pasti apakah penolakan untuk berfoto yang diklaim oleh penggemar tersebut memiliki kaitan langsung dengan sikap politik sang penyanyi. Ada kemungkinan juga penolakan tersebut disebabkan oleh faktor teknis lain di lapangan.
Situasi ini semakin menambah panjang daftar perdebatan publik. Perdebatan tersebut berkisar pada bagaimana figur publik seharusnya berinteraksi dengan penggemar di tengah memanasnya situasi konflik internasional.






