Sekda Makassar Periksa Kesiapan Kelurahan Gunung Sari untuk Lomba Kelurahan Tingkat Sulsel

Nasional17 Views

GueBerita.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, melaksanakan inspeksi mendadak sekaligus pemantauan akhir terhadap kesiapan Kelurahan Gunung Sari. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka menyambut ajang Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang akan segera digelar pada Jumat, 24 Juli 2026.

Dalam agenda peninjauan tersebut, Andi Zulkifly didampingi oleh Asisten III Pemerintah Kota Makassar, Firman Pagarra. Mereka turut didampingi oleh jajaran pejabat dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan setiap aspek teknis telah memenuhi standar yang ditetapkan.

Fokus utama dari peninjauan ini mencakup evaluasi mendalam terhadap berbagai indikator krusial. Beberapa sektor yang diperiksa meliputi ketahanan pangan, ketahanan lingkungan, stabilitas ekonomi melalui sektor UMKM, pengelolaan bank sampah, standar rumah sehat, pengembangan urban farming, hingga operasional Koperasi Merah Putih.

Andi Zulkifly memberikan apresiasi atas sinergi yang terbangun di tingkat kelurahan. Ia menekankan bahwa keberhasilan persiapan ini merupakan buah dari keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan, para ketua RT/RW, pengurus koperasi, hingga berbagai kelompok masyarakat yang menggerakkan program pemberdayaan di wilayah tersebut.

Secara keseluruhan, Andi Zulkifly menyatakan bahwa progres persiapan Kelurahan Gunung Sari sudah berada dalam jalur yang positif dan siap menghadapi penilaian utama yang dijadwalkan pada hari Senin mendatang.

Salah satu poin penting yang ditegaskan oleh Sekda Makassar adalah peran strategis Koperasi Merah Putih. Menurutnya, koperasi merupakan indikator vital yang harus menunjukkan aktivitas usaha nyata, selain dari kelengkapan struktur kepengurusan yang formal.

Berdasarkan laporan di lapangan, Koperasi Merah Putih di Kelurahan Gunung Sari telah menunjukkan geliat ekonomi yang cukup baik. Unit usaha yang dijalankan mencakup penyediaan kebutuhan pokok sehari-hari, seperti distribusi beras, penjualan minyak goreng, hingga penyediaan gas LPG 3 kilogram untuk masyarakat setempat.

Selain sektor ekonomi, tim penilai internal dari Pemerintah Kota Makassar juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek estetika dan lingkungan. Hal ini mencakup tingkat kebersihan wilayah, keberhasilan program penghijauan, efektivitas sistem pemilahan sampah, serta manajemen operasional bank sampah yang mengandalkan partisipasi aktif warga.

Meskipun hasil pemantauan menunjukkan tren positif, Andi Zulkifly tetap memberikan catatan evaluasi. Ia meminta agar pengelola bank sampah meningkatkan intensitas aktivitasnya serta memperluas basis nasabah agar partisipasi masyarakat semakin maksimal dalam mendukung indikator penilaian lomba.

Beberapa poin evaluasi yang ditekankan untuk disempurnakan antara lain:

  • Peningkatan volume operasional pada unit bank sampah kelurahan.
  • Penambahan jumlah nasabah aktif untuk memperkuat partisipasi warga.
  • Optimalisasi program ketahanan pangan dan penghijauan di sekitar lingkungan rumah sehat.

Andi Zulkifly berharap seluruh kekurangan kecil yang masih ditemukan dapat segera dibenahi dalam waktu singkat sebelum hari penilaian tiba.

Optimisme tinggi menyelimuti jajaran Pemerintah Kota Makassar terhadap kesiapan Kelurahan Gunung Sari. Diharapkan, melalui persiapan yang matang ini, kelurahan tersebut mampu memberikan penampilan terbaiknya pada penilaian tingkat provinsi.

Target utama dari upaya ini tidak sekadar menjadi pemenang di tingkat provinsi, melainkan juga membuka peluang besar bagi Kelurahan Gunung Sari untuk melangkah lebih jauh. Pemerintah Kota Makassar menaruh harapan besar agar kelurahan ini nantinya dapat mewakili Provinsi Sulawesi Selatan dalam kompetisi Lomba Kelurahan di tingkat nasional.

Seluruh jajaran pemerintah kelurahan dan masyarakat setempat kini tengah melakukan pembenahan akhir guna memastikan setiap poin penilaian dapat terpenuhi dengan standar kualitas yang diharapkan. (*)