GueBerita.com – Anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajuritkulon, telah mengikuti kegiatan pembekalan yang bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas mereka. Pembekalan ini penting agar mereka siap menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana, serta dalam menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban di masyarakat.
Acara pembekalan tersebut dilaksanakan di Taman Dolan Home & Resort, sebuah lokasi yang berada di Kota Batu. Pemilihan lokasi ini diharapkan dapat memberikan suasana yang berbeda dan mendukung proses pembelajaran.
Dalam arahannya yang disampaikan secara daring dari Rumah Rakyat pada Sabtu, 4 Juli, Wali Kota Mojokerto, yang akrab disapa Ning Ita, menekankan pentingnya peningkatan kapasitas bagi anggota Satlinmas. Beliau menegaskan bahwa peningkatan kemampuan ini harus dimulai dari penguasaan kemampuan dasar untuk melindungi diri sendiri terlebih dahulu. Hal ini menjadi prasyarat sebelum mereka dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat luas.
“Bagaimana menjaga diri sendiri dulu. Punya keberanian di situ. Baru bisa menjaga keamanan masyarakat yang lain,” tegas Ning Ita. Pernyataan ini menggarisbawahi prioritas utama dalam pelatihan Satlinmas, yaitu membangun rasa percaya diri dan kemampuan individu.
Menurut pandangan Wali Kota, materi pelatihan yang diberikan kepada anggota Satlinmas sebaiknya lebih banyak berfokus pada praktik lapangan. Pendekatan ini dianggap lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan teori di dalam kelas. Praktik langsung di lapangan akan memberikan pengalaman yang lebih nyata dan relevan.
Bentuk kegiatan pelatihan yang disarankan mencakup latihan kedisiplinan, kegiatan yang bertujuan membangun kekompakan antaranggota, serta berbagai permainan sederhana. Permainan ini dirancang khusus untuk mempererat kerja sama dan solidaritas di antara para personel Satlinmas.
Ning Ita juga secara khusus menyoroti peran krusial yang diemban oleh Satlinmas Kelurahan Kauman. Mereka memiliki tanggung jawab pengamanan di kawasan Alun-Alun Kota Mojokerto, yang merupakan area vital dan pusat aktivitas masyarakat. Kawasan ini seringkali menjadi titik pertemuan warga dari berbagai daerah.
Oleh karena itu, pengamanan yang optimal sangat dibutuhkan, terutama ketika Alun-Alun Kota Mojokerto menjadi tuan rumah bagi berbagai kegiatan berskala besar. Kehadiran Satlinmas yang sigap akan memastikan acara berjalan lancar dan aman.
“Alun-alun merupakan area publik yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu, perlu sinergi antara pemerintah kota melalui Satpol PP, kelurahan, serta TNI dan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” terangnya. Kolaborasi lintas sektoral ini menjadi kunci dalam menjaga ketertiban di ruang publik.
Pada kesempatan yang sama, Ning Ita juga menyampaikan pesan penting dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan. Pesan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional ke-18 yang diselenggarakan di Medan.
Beliau menjelaskan bahwa arah pembangunan kota di masa depan di Indonesia akan sangat mengedepankan konsep smart, integrated, and resilient city. Konsep ini merujuk pada kota yang cerdas, terintegrasi, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana dan perubahan sosial.






