Peningkatan Pengguna Kereta Api di Daop 8 Surabaya Selama Libur Sekolah

News3 Views

GueBerita.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melaporkan lonjakan jumlah penumpang yang signifikan selama periode libur sekolah.

Antara tanggal 22 hingga 30 Juni 2026, tercatat sebanyak 418.431 penumpang telah memanfaatkan layanan kereta api yang melintasi stasiun-stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya. Angka ini menunjukkan kenaikan sekitar 21 persen jika dibandingkan dengan periode hari biasa.

Dari total penumpang tersebut, 210.555 orang adalah penumpang yang melakukan keberangkatan, sementara 207.876 penumpang lainnya adalah mereka yang tiba di berbagai stasiun di wilayah Daop 8 Surabaya.

Sebagai perbandingan, pada periode hari biasa yang berlangsung dari 8 hingga 16 Juni 2026, jumlah penumpang tercatat sebanyak 333.485 orang. Rinciannya, 166.923 penumpang berangkat dan 166.562 penumpang tiba.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyoroti bahwa peningkatan volume penumpang ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api. Kepercayaan ini didasari oleh persepsi kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu, serta semakin populer untuk mendukung mobilitas selama masa liburan.

“Momen libur sekolah selalu identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat. Kereta api menjadi pilihan utama karena mampu memberikan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta terhubung dengan berbagai kota tujuan,” ujar Mahendro.

“Peningkatan volume pelanggan ini sekaligus menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pelanggan,” tambahnya, menegaskan komitmen perusahaan.

Seiring dengan lonjakan jumlah penumpang, KAI Daop 8 Surabaya telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan semua aspek operasional berjalan secara optimal. Hal ini mencakup kesiapan sarana dan prasarana, keandalan jadwal perjalanan kereta api, serta peningkatan pelayanan di stasiun.

Semua elemen ini terus dipantau secara ketat demi menjamin bahwa perjalanan para penumpang dapat berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, dan lancar tanpa hambatan.

Selain didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat selama periode liburan, peningkatan penggunaan kereta api ini juga turut didukung oleh adanya program Diskon Transportasi sebesar 30 persen. Program ini dilaporkan mendapat respons yang sangat positif dari masyarakat luas.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 153.015 tiket telah berhasil terjual untuk periode perjalanan yang mencakup tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap program tersebut.