GueBerita.com – Seorang mahasiswi Telkom University bernama Nadira Az-Zahra, yang berusia 21 tahun, dilaporkan menghilang secara misterius sejak hari Selasa, 30 Juni.
Menurut informasi yang disampaikan oleh pihak keluarga, Nadira berpamitan untuk berangkat kuliah pada sekitar pukul 10.00 WIB.
Sekitar dua puluh menit setelahnya, Nadira sempat berkomunikasi dengan ibunya. Dalam percakapan tersebut, ia mengabarkan bahwa dirinya telah sampai di kampus.
Namun, pada pukul 12.30 WIB, keluarga menerima sebuah notifikasi yang cukup mengejutkan. Notifikasi tersebut menunjukkan bahwa nomor WhatsApp Nadira telah keluar dari seluruh grup keluarga.
Merasa ada sesuatu yang tidak beres, keluarga segera berupaya untuk menghubungi Nadira. Mereka mencoba menghubunginya melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp untuk memastikan keadaannya.
Sayangnya, semua upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Nomor telepon Nadira dilaporkan sudah tidak aktif lagi. Sementara itu, pesan WhatsApp yang dikirimkan hanya menunjukkan status centang satu, menandakan pesan tersebut belum terkirim.
Para teman Nadira juga tidak dapat menghubunginya. Lebih lanjut, akun media sosial Nadira pun dilaporkan tidak dapat diakses lagi oleh siapa pun.
Saat terakhir kali terlihat, Nadira mengenakan pakaian kemeja putih lengan panjang. Ia memadukannya dengan celana jeans berwarna hitam dan mengenakan kerudung krem. Ia juga membawa sebuah tas ransel berwarna krem yang diketahui berisi laptop, tablet, dan ponsel pribadinya.
Setelah menyadari hilangnya Nadira, pihak keluarga segera membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian.
Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus hilangnya mahasiswi tersebut. Mereka berupaya menelusuri lokasi terakhir yang diduga sempat dikunjungi oleh Nadira. Selain itu, pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar area jalur menuju kampus juga sedang dilakukan.
Pihak keluarga menyampaikan harapan besar agar masyarakat yang mungkin memiliki informasi mengenai keberadaan Nadira dapat segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Alternatif lain, mereka juga dapat menghubungi keluarga secara langsung. Hal ini diharapkan dapat membantu kelancaran proses pencarian dan segera membuahkan hasil yang positif.






