GueBerita.com – Kecenderungan pelajar asal India untuk menempuh pendidikan tinggi di Amerika Serikat terpantau melandai, sebaliknya negara-negara di kawasan Uni Eropa kini kian dilirik sebagai destinasi studi internasional favorit.
Pergeseran tren ini didorong oleh beban biaya pendidikan yang lebih terjangkau di berbagai negara Eropa, regulasi visa yang lebih akomodatif bagi pelajar asing, serta prospek karier pasca-kelulusan yang lebih menjanjikan.
Jerman, Belanda, Prancis, hingga Portugal tercatat sebagai beberapa negara yang mencatatkan lonjakan peminat dari kalangan Mahasiswa India selama beberapa tahun belakangan, sebagaimana dilansir pada Minggu (26/7).
Implementasi perjanjian perdagangan antara India dan Uni Eropa yang dijadwalkan efektif mulai tahun 2026 turut memperluas pengakuan gelar akademik, mendukung mobilitas pelajar, serta mempermudah akses lapangan kerja bagi lulusan asal India.
Sejumlah konsultan pendidikan mencatat kenaikan signifikan pada jumlah pendaftar ke universitas di Eropa, seiring dengan semakin banyaknya keluarga di India yang lebih memprioritaskan prospek karier jangka panjang daripada sekadar terpaku pada reputasi pendidikan di Amerika Serikat.
Pihak Uni Eropa sendiri secara aktif berupaya menjaring lebih banyak mahasiswa internasional, termasuk dari India, guna menutupi defisit tenaga kerja terampil akibat fenomena penuaan penduduk yang tengah dihadapi oleh negara-negara anggotanya.
Walaupun demikian, para calon mahasiswa masih mencermati berbagai kendala potensial, seperti kendala bahasa, ketatnya persaingan di pasar kerja, serta isu ketersediaan hunian di sejumlah kota yang menjadi pusat pendidikan di Eropa. (*)






