GueBerita.com – Lagu “Kembang Juwita” adalah sebuah karya musik yang indah, diciptakan oleh Rendra Kemana dan dibawakan dengan penuh penghayatan oleh Pawestri. Secara garis besar, lagu ini merangkai kisah tentang ketulusan cinta yang suci dan mendalam dari seorang wanita kepada pujaan hatinya. Dengan latar malam yang dihiasi oleh gemerlap rasi bintang Waluku dan ditemani oleh bulan purnama, lagu ini secara puitis menggambarkan suasana penantian yang penuh kesetiaan. Penantian ini terjadi di sebuah taman yang indah, tempat sang wanita merenungkan perasaannya.
Dalam liriknya, sang wanita mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan pasangannya. Lebih dari itu, ia mengikat janji suci dari lubuk hati yang paling dalam. Janji tersebut menegaskan bahwa cintanya tidak akan pernah goyah, tidak akan pernah mengecewakan, dan akan bertahan hingga akhir hayat. Lagu ini seolah menjadi saksi bisu dari kesetiaan abadi yang terucap dalam untaian melodi yang syahdu.
Lirik dan Terjemahan Bahasa Indonesia Kembang Juwita – Pawestri
Lagu ini dibuka dengan gambaran visual langit malam yang memukau.
Abyor Tinata Lintang Luku
(Gemerlap Rasi Bintang Waluku Tertata Rapi Di Langit)
Keindahan bintang-bintang ini seolah menjadi latar yang sempurna untuk melodi cinta yang akan mengalun.
Nyunari Katresnan Tuhu
(Menyinari Rasa Cinta Yang Sejati)
Cinta yang sejati ini digambarkan memiliki kekuatan untuk menerangi segalanya, seiring dengan gemerlap bintang di angkasa.
Marang Sang Puspita Kang Sulistya Warna
(Kepada Sang Bunga (Wanita) Yang Berwajah Cantik Jelita)
Perhatian sang penyanyi tertuju pada sosok wanita pujaan yang digambarkan sebagai bunga yang memesona, memiliki paras yang rupawan.
Wewayang Ana Nendra
(Bayangannya Selalu Hadir Di Dalam Tidur/Mimpi)
Sosok wanita tersebut begitu membekas dalam benaknya, bahkan hadir dalam setiap mimpi dan lamunannya, menunjukkan betapa dalamnya perasaan yang dirasakan.
Bagian chorus lagu ini menjadi inti dari ungkapan perasaan sang wanita, dengan alam sebagai saksi bisunya.
Wulan Ndadari Lintang Nyekseni
(Bulan Purnama Dan Bintang-Bintang Menjadi Saksi)
Bulan purnama yang bersinar terang dan bintang-bintang yang berkelip menjadi saksi atas sumpah cinta yang diucapkan.
Tresnaku Kang Tulus Lan Suci
(Cintaku Yang Tulus Dan Suci)
Ia menegaskan kembali bahwa cintanya murni, tanpa pamrih, dan memiliki kesucian yang mendalam.
Mung Kangmas Kang Tansah Tak Anti-Anti
(Hanya Dirimu, Mas, Yang Selalu Kunanti-Nanti)
Fokus cintanya hanya tertuju pada satu orang, sang kekasih yang ia rindukan dan nantikan kehadirannya.
Mapan Ana Ing Tamansari
(Berada (Menunggumu) Di Dalam Taman Sari (Taman Istana)
Ia menggambarkan posisinya yang setia menanti di sebuah taman yang indah, sebuah tempat yang mungkin memiliki makna romantis bagi keduanya.
Pada bagian verse kedua, lirik semakin mendalam dalam menggambarkan kekaguman dan janji.
Kembang Kekidung Sang Juwita
(Sang Jelita Menyanyikan Tembang Pujian Tentang Bunga)
Sosok wanita jelita ini digambarkan sedang menyanyikan sebuah lagu pujian yang indah, mungkin merujuk pada keindahan cinta atau pasangannya.
Sajroning Wewayangan Gumawang
(Di Dalam Bayangan Yang Terlintas Jelas Di Pelupuk Mata)
Meskipun hanya dalam bayangan, sosok dan perasaan yang terlukis begitu jelas dan nyata di benaknya.
Anglam-Lami Datan Nguciwani
(Sangat Memikat Hati Dan Tidak Akan Mengecewakan)
Ia meyakinkan bahwa pesona dan cintanya sangat memikat hati dan tidak akan pernah menimbulkan kekecewaan.
Bagian outro lagu ini menegaskan kembali janji dan perasaan yang mendalam.
Punagi Tyas Sesanti
(Sudah Menjadi Sumpah, Janji, Dan Doa Dari Lubuk Hati)
Semua yang diungkapkan adalah janji dan doa yang tulus berasal dari lubuk hati yang terdalam.
Ngambar Arum Sapucaking Ratri
(Aroma Harum Menyebar Di Penghujung Malam)
Perasaan cinta ini digambarkan seperti aroma harum yang memenuhi suasana di akhir malam, memberikan keindahan dan ketenangan.
Dadya Sengsem Sajroning Ati / Dadya Puspita Jroning Nala
(Menjadi Daya Pikat Di Dalam Hati / Menjadi Bunga Di Dalam Lubuk Kalbu (Nala = Hati).(*)
Cinta ini diharapkan dapat menjadi daya pikat yang kuat di dalam hati, serta menjadi bunga yang mekar indah di kedalaman jiwa, melambangkan keindahan dan kesucian cinta yang abadi.






