Laba Operasional Benz Naik 22 Persen, Mengapa Proyeksi 2026 Dipangkas?

Otomotif5 Views

GueBerita.com – Mercedes-Benz mencatatkan lonjakan Laba Operasional sebesar 22 persen menjadi 1,5 miliar euro pada kuartal II 2026, tepatnya pada Selasa, 28 Juli 2026.

Hasil ini tercatat sedikit di bawah estimasi rata-rata para analis yang mematok angka 1,6 miliar euro merujuk pada survei Visible Alpha.

Walaupun laba meningkat, Mercedes-Benz melakukan penyesuaian target penjualan mobil serta pendapatan grup untuk tahun 2026 menjadi lebih rendah dari realisasi tahun lalu.

Awalnya, pihak korporasi memprediksi angka penjualan unit kendaraan di tahun 2026 akan cenderung stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Mercedes-Benz menyatakan bahwa lesunya sektor mobil penumpang, terutama di wilayah pasar Tiongkok, menjadi faktor utama di balik revisi target tersebut.

Pencapaian perusahaan selama periode April hingga Juni juga terbantu oleh naiknya pemasukan dari divisi jasa keuangan serta lini kendaraan niaga ringan alias van.

Selain itu, perusahaan membukukan laba sebesar 131 juta euro hasil dari rencana divestasi unit bisnis leasing mereka, Athlon.

Chief Executive Officer (CEO) Mercedes-Benz, Ola Kaellenius, menyatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen menjalankan agenda peluncuran produk sebagaimana mestinya, sekalipun situasi pasar sedang dalam kondisi sulit.

Ia juga menegaskan bahwa Mercedes-Benz akan terus mengoptimalkan efisiensi biaya sepanjang semester kedua tahun 2026. (*)