GueBerita.com – Proses pencarian kapal yang dilaporkan hilang di perairan terus digencarkan hingga Jumat (31/07).
Tim SAR gabungan mengerahkan tenaga ekstra mengingat operasi pencarian telah menginjak hari keempat.
Data lokasi terakhir kapal menjadi pedoman utama; dengan dukungan teknologi serta kolaborasi lintas instansi, area penyisiran diperluas ke beberapa titik perairan.
Langkah pencarian dilakukan dengan memanfaatkan e-broadcast, yakni menyebarkan informasi melalui satelit IMARSAT kepada semua kapal yang melintasi zona pencarian yang telah ditetapkan.
Detail yang dibagikan mencakup spesifikasi kapal beserta titik koordinat terakhir saat KMN Fatma Jaya I terdeteksi.
Merujuk pada proyeksi aplikasi SAR Maps, melalui analisis arus serta arah angin, posisi KMN Fatma Jaya I saat ini diperkirakan berada di perairan utara Tuban hingga wilayah perairan Jawa Tengah.
Menindaklanjuti prediksi tersebut, Kantor SAR Surabaya menjalin koordinasi dengan Kantor SAR Semarang serta pihak otoritas maritim di kawasan Jawa Tengah.
Pada saat yang bersamaan, tim dari Unit Siaga SAR Lamongan turut berkoordinasi dengan instansi maritim di wilayah Lamongan dan Tuban guna mendukung upaya pencarian KMN Fatma Jaya I.
Nanang Sigit P. H., Kepala Kantor SAR Surabaya, menerangkan bahwa pada Kamis (30/07) petang, KN SAR 249 Permadi telah kembali ke Dermaga Distrik Navigasi – Pelabuhan Tanjung Perak untuk keperluan pengisian bahan bakar.
“Untuk hari Jumat ini, kami memang belum memberangkatkan kembali KN Permadi dalam operasi pencarian, namun hal ini tidak berarti pencarian dihentikan. Kami terus berupaya melakukan pencarian dengan memaksimalkan metode e-broadcast serta membangun koordinasi dengan berbagai potensi matra laut yang tersedia,” paparnya.
Sejak dimulainya operasi pencarian KMN Fatma Jaya I yang kehilangan kontak di perairan barat Pulau Bawean pada Selasa (28/07), tim SAR gabungan hingga kini belum menemukan petunjuk mengenai keberadaan kapal tersebut.






