GueBerita.com – Sebuah video yang merekam dugaan aksi kekerasan terhadap seorang anak di area Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Margocity, Depok, Jawa Barat, telah menghebohkan jagat maya dan menjadi topik perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Video tersebut pertama kali disebarkan melalui akun Instagram dengan nama pengguna @dinipuspitar. Sejak diunggah, konten video itu telah disaksikan oleh jutaan pengguna, dengan angka penayangan mencapai lebih dari 5,4 juta kali hingga hari Selasa, 7 Juli 2026.
Dalam narasi yang menyertai unggahan aslinya, pemilik akun @dinipuspitar mengklaim menyaksikan secara langsung seorang anak yang mengenakan pakaian serba biru. Anak tersebut dilaporkan mengalami pemukulan yang cukup keras, bahkan kepalanya disebut-sebut dibenturkan ke dinding tembok yang berada tepat di bawah JPO.
Sang pengunggah mengaku segera bereaksi dengan berteriak sekuat tenaga, meminta agar pelaku segera menghentikan perbuatannya. Seruan tersebut rupanya menarik perhatian warga sekitar, yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian untuk mengetahui apa yang sedang terjadi.
Lebih lanjut, informasi yang disampaikan melalui akun Instagram tersebut juga menyebutkan bahwa rekan dari pengunggah ikut merekam kejadian tersebut. Rekaman ini dimaksudkan sebagai bukti dokumentasi atas dugaan tindak kekerasan yang dialami oleh anak tersebut.
Pengunggah juga menyampaikan adanya informasi tambahan yang diperoleh dari beberapa warga setempat. Menurut keterangan warga, sebelum video tersebut direkam, korban diduga sempat dipukuli menggunakan sebuah tongkat.
Dalam rekaman video lain yang juga beredar luas di media sosial, seorang pria yang diduga sebagai pelaku kekerasan memberikan klarifikasi. Pria tersebut menyatakan bahwa ia bukanlah ayah kandung dari anak yang menjadi korban. Ia mengaku sebagai ayah asuh dari anak tersebut.
Pria tersebut kemudian menjelaskan motif di balik tindakannya. Ia beralasan bahwa anak tersebut kerap menyeberang jalan di area yang tidak semestinya, sebuah kebiasaan yang dinilainya sangat membahayakan keselamatan anak itu sendiri.
Suara seorang warga yang berada di lokasi kejadian terdengar dalam rekaman, memberikan teguran kepada pelaku. Warga tersebut terdengar meminta agar anak tersebut tidak dipukul.
Dampak dari dugaan penganiayaan tersebut terlihat pada kondisi korban. Anak tersebut tampak mengalami luka yang mengeluarkan darah di bagian telinganya, menambah keprihatinan atas insiden ini.
Menindaklanjuti laporan dan viralnya video tersebut, akun Instagram @dinipuspitar memberikan pembaruan informasi. Disebutkan bahwa kasus dugaan kekerasan terhadap anak ini kini telah berada di bawah penanganan pihak Kepolisian Resor (Polres) Depok.






