GueBerita.com – Pemerintah Kabupaten Blitar secara proaktif memperkuat upaya perluasan akses keuangan inklusif bagi masyarakatnya. Komitmen ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif Wakil Bupati dalam forum ekonomi strategis tingkat provinsi.
Forum tersebut dirancang sebagai sarana koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, regulator, dan lembaga statistik. Tujuannya adalah untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi tantangan ekonomi yang diprediksi muncul pada tahun 2026.
Wakil Bupati Blitar, H. Beky Herdihansah, turut hadir dalam sesi High Level Meeting (HLM) yang diselenggarakan oleh Forum Investasi, Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Timur untuk tahun 2026.
Pertemuan penting ini berlangsung pada hari Kamis, 25 Juni 2026, bertempat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Acara ini menjadi salah satu agenda strategis dalam kalender pembangunan ekonomi daerah.
Kegiatan tersebut dipimpin secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Turut hadir pula Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Pelaksana Harian Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur, serta Deputi Bidang Sosial Statistik dari Badan Pusat Statistik (BPS) RI. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Jawa Timur beserta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan penting lainnya.
High Level Meeting ini memiliki peran krusial dalam mempererat sinergi antara berbagai tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat hingga daerah. Kolaborasi ini juga melibatkan Bank Indonesia, OJK, serta berbagai pihak terkait lainnya. Fokus utama pertemuan adalah untuk mendorong peningkatan investasi, mempercepat proses digitalisasi di berbagai sektor daerah, dan yang terpenting, memperluas jangkauan layanan keuangan yang bersifat inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
Sinergi yang kuat ini dibangun melalui forum koordinasi yang secara khusus mempertemukan seluruh pemangku kepentingan. Pertemuan ini menjadi wadah untuk menyelaraskan visi dan misi dalam pembangunan ekonomi.
Melalui forum ini, diharapkan dapat lahir berbagai kebijakan dan program yang selaras antara kebijakan pemerintah pusat dan kebutuhan di tingkat daerah. Cakupan program tersebut meliputi penyederhanaan prosedur perizinan investasi, percepatan adopsi digitalisasi dalam layanan publik, hingga upaya perluasan jaringan layanan keuangan yang mampu menjangkau hingga ke tingkat pedesaan.
Kehadiran Pemerintah Kabupaten Blitar dalam forum ini menjadi penegasan atas posisinya yang strategis. Daerah ini menunjukkan keseriusannya untuk tidak tertinggal dalam peta persaingan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur.






