Pemerintah Kota Mojokerto Adakan Bursa Kerja, Tawarkan Ribuan Peluang Pekerjaan

Nasional15 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Job Fair 2026 sebagai upaya strategis untuk menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di wilayahnya. Acara ini diselenggarakan di GOR Seni Majapahit pada Rabu, 24 Juni, dan berhasil menghadirkan 35 perusahaan yang siap menawarkan sekitar 1.200 posisi pekerjaan bagi para pencari kerja.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menjelaskan bahwa kegiatan bursa kerja ini merupakan salah satu langkah penting untuk menjembatani antara pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan sumber daya manusia. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk mengurangi angka pengangguran.

Beliau menambahkan bahwa kondisi perekonomian Kota Mojokerto saat ini menunjukkan performa yang membanggakan. Pertumbuhan ekonomi tercatat mencapai 6,05 persen, angka ini bahkan melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional maupun Provinsi Jawa Timur.

Namun demikian, peningkatan jumlah pengangguran tetap menjadi sebuah tantangan yang memerlukan penanganan serius dan program-program yang konkret. Hal ini menjadi perhatian utama pemerintah kota.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto mencapai 6,05 persen, tetapi jumlah pengangguran masih meningkat. Ini menjadi perhatian kami karena masih banyak usia produktif yang belum memiliki pekerjaan,” ujar Wali Kota.

Selain membuka akses melalui Job Fair, Pemerintah Kota Mojokerto secara konsisten juga menyelenggarakan program pelatihan kerja dan sertifikasi kompetensi yang mengacu pada standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja lokal.

Setiap tahun, program pelatihan dan sertifikasi ini diikuti oleh sekitar 400 hingga 500 peserta. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkot Mojokerto dalam membekali masyarakat dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Melalui Job Fair ini kami ingin memperluas akses informasi lowongan kerja agar semakin banyak angkatan kerja terserap dan tingkat pengangguran terbuka dapat ditekan,” tambah Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Dengan menggabungkan upaya penyediaan lapangan kerja melalui Job Fair, program pelatihan keterampilan, serta sertifikasi kompetensi, Pemerintah Kota Mojokerto memiliki optimisme tinggi bahwa angka pengangguran dapat ditekan secara bertahap.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan bahwa manfaat dari pertumbuhan ekonomi yang positif dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat Kota Mojokerto.