Aksi PMII di Senayan Diwarnai Kericuhan Akibat Upaya Pemadaman Api

Nasional9 Views

GueBerita.com – Demo Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kembali diwarnai kericuhan di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, pada hari Senin, 22 Juni 2026.

Kericuhan tersebut dilaporkan pecah sekitar pukul 16.45 WIB dan masih terus berlanjut hingga berita ini diturunkan. Aksi saling dorong antar demonstran dan aparat, serta lempar-lemparan benda, mewarnai suasana di lokasi.

Ketegangan ini semakin memuncak akibat upaya massa PMII yang berulang kali mencoba membakar ban. Di sisi lain, aparat kepolisian secara konsisten berusaha memadamkan api yang berkobar dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Para mahasiswa yang melakukan aksi menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap tindakan polisi yang terus-menerus memadamkan api hasil pembakaran ban. Mereka menganggap api tersebut merupakan bagian penting dari simbolisme aksi yang mereka gelar.

Situasi di lapangan menjadi semakin panas ketika aparat kepolisian berulang kali melakukan upaya pemadaman api dari ban yang dibakar oleh para demonstran. Tindakan ini memicu gelombang protes yang lebih besar dari massa.

Massa menilai bahwa pembakaran ban merupakan salah satu elemen kunci yang merepresentasikan tuntutan dan ekspresi mereka dalam aksi tersebut. Pemadaman api oleh polisi dianggap sebagai upaya untuk meredam atau menghilangkan esensi dari demonstrasi mereka.

Menyikapi situasi yang kian memanas, petugas kepolisian kemudian mengambil langkah untuk memperketat sektor pengamanan di sekitar area Gedung DPR RI. Tujuannya adalah untuk mencegah massa demonstran mendekati zona-zona yang telah dijaga ketat oleh aparat.

Hingga laporan ini disampaikan, aksi demonstrasi tersebut masih berlangsung di bawah pengawasan dan penjagaan ketat dari aparat keamanan. Suasana tetap tegang, dan potensi eskalasi lebih lanjut masih menjadi perhatian.