GueBerita.com – Sebuah insiden kebakaran melanda area parkir di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Rabu (16/9/2026). Peristiwa yang terjadi di pagi hari tersebut mengakibatkan satu bangunan semi-permanen atau bedeng ludes terbakar, serta berdampak langsung pada dua unit mobil yang terparkir di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan dari Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Sjukri Bahanan, pihak pemadam kebakaran menerima laporan mengenai insiden tersebut pada pukul 09.15 WIB. Laporan dari warga segera direspons dengan mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Penyebab Utama Kebakaran
Hasil penyelidikan sementara di lapangan menunjukkan bahwa kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi. Diduga, penjaga parkiran yang melakukan pembakaran sampah meninggalkan lokasi sebelum api benar-benar padam.
Akibatnya, api merambat dengan cepat ke bangunan bedeng yang berada di dekat tumpukan sampah tersebut. Karena posisi mobil yang terparkir cukup dekat dengan objek yang terbakar, api kemudian menjalar dan turut menghanguskan kendaraan tersebut.
Proses Pemadaman dan Dampak
Guna mengatasi kobaran api agar tidak merambat lebih luas ke area sekitar, Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan menurunkan enam unit mobil pemadam kebakaran beserta 21 personel terlatih. Proses pemadaman dimulai secara intensif pada pukul 09.22 WIB.
Berikut adalah kronologi singkat penanganan insiden tersebut:
- 09.15 WIB: Laporan kebakaran diterima oleh petugas.
- 09.22 WIB: Operasi pemadaman dimulai.
- 09.28 WIB: Api berhasil dilokalisir oleh petugas.
- 09.30 WIB: Proses pendinginan area dimulai.
- 09.47 WIB: Seluruh operasi pemadaman dinyatakan selesai.
Kerugian dan Kondisi Korban
Meskipun insiden ini mengakibatkan kerusakan material yang cukup signifikan pada bangunan bedeng dan dua unit mobil, pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Sjukri Bahanan menambahkan bahwa situasi di lokasi telah terkendali sepenuhnya setelah proses pendinginan selesai dilakukan. Berdasarkan estimasi awal dari pihak berwenang, kerugian materiil akibat kebakaran ini ditaksir mencapai angka Rp 80 juta.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan saat melakukan aktivitas yang melibatkan api, terutama di area yang berdekatan dengan bangunan atau kendaraan. Pembakaran sampah yang ditinggalkan tanpa pengawasan seringkali menjadi salah satu penyebab utama kebakaran di lingkungan padat penduduk maupun area parkir terbuka.






