Memasuki Hari Ke-6 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News42 Views

GueBerita.comMemasuki Hari keenam, operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak di perairan Selat Sunda masih terus berlangsung intensif. Tim SAR gabungan mengerahkan segala sumber daya yang dimiliki untuk menyisir area yang luas guna menemukan rombongan yang sebelumnya dilaporkan hilang saat dalam perjalanan melakukan liputan di kawasan Gunung Anak Krakatau.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengonfirmasi bahwa hingga Minggu (13/9/2026), upaya pencarian masih difokuskan pada delapan orang yang terdiri dari kru kapal dan awak media. Operasi ini melibatkan koordinasi lintas instansi yang mencakup pemantauan dari berbagai aspek, baik laut, darat, maupun udara, dengan total luas area pencarian mencapai 6.010 NM2.

Detail Operasi dan Pembagian Sektor

Untuk meningkatkan efektivitas di lapangan, tim SAR gabungan telah memetakan wilayah pencarian ke dalam enam sektor berbeda. Pembagian ini didasarkan pada luas area dan tingkat kesulitan medan, dengan dukungan alutsista dari berbagai pihak:

  • Sektor V (840 NM2): Melibatkan KRI Kerambit dan KRI Teluk Gilimanuk.
  • Sektor W (1.120 NM2): Fokus pencarian oleh KAL Anyer.
  • Sektor Z (809 NM2): Melibatkan KN SAR Basudewa dan KN SAR Antasena.
  • Sektor Y (497 NM2): Melibatkan KP Sanjaya dan KRI Lepu.
  • Sektor X (681 NM2): Melibatkan armada gabungan termasuk KN SAR Tetuka, RBB Peucang, RIB Banten/Lampung, serta beberapa kapal pendukung lainnya.
  • Sektor H (2.063 NM2): Menjadi area terluas yang dipantau dengan bantuan helikopter HR 3604.

Selain mengerahkan kapal-kapal besar dan helikopter, pihak Basarnas juga memanfaatkan teknologi drone thermal untuk memantau area yang sulit dijangkau. Al Amrad menekankan bahwa seluruh personel di lapangan tetap mengedepankan aspek keselamatan di tengah kondisi cuaca yang dinamis.

Identitas Korban dalam Pencarian

Berdasarkan data yang dirilis, delapan orang yang masih berstatus dalam pencarian (DP) tersebut adalah mereka yang berada di dalam speedboat saat insiden terjadi. Rombongan ini terdiri dari:

1. Warta (55) – Kapten Kapal
2. Surakman (60) – Anak Buah Kapal (ABK)
3. Heriyanto (49) – Pemandu (Guide)
4. M Bagus Khoirunnas (28) – Jurnalis Antara
5. Ari Basuki (52) – Jurnalis Merdeka.com
6. Yudhis – Jurnalis iNews
7. Daus (42) – Jurnalis Anadolu
8. Donal – Fotografer Lepas (Freelance)

Kondisi Cuaca dan Imbauan

Tantangan utama dalam operasi ini adalah kondisi cuaca di Selat Sunda yang masih fluktuatif. Prakiraan cuaca menunjukkan kondisi berawan dengan kecepatan angin antara 10 hingga 20 knot yang bertiup dari arah timur laut hingga timur. Sementara itu, tinggi gelombang di lokasi pencarian diprediksi berada pada kisaran 0,5 hingga 2,5 meter.

Pihak berwenang terus melakukan evaluasi setiap harinya untuk menyesuaikan strategi dengan situasi di lapangan. Al Amrad juga menyampaikan permohonan dukungan kepada masyarakat sekitar pesisir maupun nelayan yang melintas di perairan tersebut.

“Kami mengimbau kepada seluruh unsur yang terlibat untuk senantiasa memperhatikan kondisi cuaca dan keselamatan selama melaksanakan operasi. Kami juga mengharapkan dukungan informasi dari masyarakat apabila mengetahui adanya tanda-tanda keberadaan kapal maupun korban yang sedang dicari,” pungkasnya.