Satlinmas Kelurahan Meri Tingkatkan Kompetensi Kampung Siaga Bencana

News18 Views

GueBerita.com – Pemkot Mojokerto secara konsisten meningkatkan kemampuan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) guna membangun lingkungan yang aman, tenteram, serta memiliki ketangguhan terhadap bencana.

Dedikasi tersebut diutarakan Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, ketika meresmikan acara Pengembangan Kompetensi Linmas demi Terwujudnya Kampung Siaga Bencana di Kelurahan Meri, yang berlokasi di Suident Camp, Trawas, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (25/7).

Pada momen itu, wali kota yang karib disapa Ning Ita ini menekankan bahwa minimnya kekayaan alam di Kota Mojokerto wajib disokong dengan peningkatan mutu sumber daya manusia.

Baginya, terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan kondusif merupakan fondasi utama untuk menyukseskan pembangunan daerah, sekaligus memikat masyarakat serta investor agar mau berkegiatan dan menanamkan modal di Kota Mojokerto.

“Aset terpenting yang dapat kita hadirkan demi kemajuan Kota Mojokerto adalah menciptakan kenyamanan serta iklim yang kondusif, supaya siapa pun yang datang merasa betah layaknya di kediaman sendiri. Kekuatan tersebut harus senantiasa kita rawat, dan untuk mencapainya diperlukan sinergi semua elemen, termasuk partisipasi aktif dari Satlinmas,” ujar Ning Ita.

Ia pun menyoroti maraknya bisnis kafe di kawasan Kuwung, Kelurahan Meri, yang berkembang secara organik meski tidak masuk dalam rencana kawasan industri di Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Menurutnya, fenomena tersebut menandakan lahirnya potensi ekonomi anyar yang patut didukung melalui jaminan keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Meskipun pemerintah tidak merancang kawasan tersebut sebagai area industri, bisnis kafe tumbuh subur di sana. Hal ini sangat positif dan harus kita dukung dengan menghadirkan suasana yang aman, nyaman, serta tertib. Jangan sampai pengunjung merasa terganggu akibat adanya parkir liar, pungutan liar, atau berbagai masalah keamanan lainnya,” tegasnya.

Di samping memelihara stabilitas keamanan, Satlinmas juga dituntut sigap dalam mengantisipasi beragam risiko bencana.

Ning Ita memaparkan bahwa Kelurahan Meri memiliki tingkat kerawanan banjir karena dilewati sejumlah sungai besar, serta terdapat potensi kebakaran yang meningkat seiring pesatnya pertumbuhan sektor kuliner.

Walaupun urusan pengelolaan sungai menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan provinsi, warga tetap diminta untuk terus berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan.