Video Viral Menhan Israel Saat Relawan GSF Ditahan, Aktivis Pro-Palestina Dipaksa Berlutut

Viral19 Views

GueBerita.com – Menteri Pertahanan Israel, Itamar Ben-Gvir, kini menjadi pusat perhatian internasional menyusul beredarnya video kunjungannya ke lokasi penahanan relawan dan aktivis dari Global Sumud Flotilla (GSF). Insiden ini terjadi di Pelabuhan Ashdod, yang kemudian memicu berbagai reaksi dan kecaman.

Video yang menampilkan kehadiran Ben-Gvir di area penahanan tersebut diunggah melalui akun X resminya, @itamarbengvir, pada Kamis, 21 Mei 2026. Lokasi penahanan tersebut merupakan tempat para relawan dan aktivis pro-Palestina ditahan setelah sebelumnya dicegat oleh militer Israel di perairan internasional, dekat dengan Siprus.

Dalam unggahannya, Itamar Ben-Gvir menyertakan pesan singkat, “Selamat datang di Israel.” Pernyataan ini, ditambah dengan visual yang terekam, segera memicu perdebincangan hangat di berbagai platform media sosial dan menuai kritik keras dari berbagai kalangan yang mengamati perkembangan tersebut.

Rekaman video tersebut memperlihatkan Itamar Ben-Gvir sedang berjalan-jalan di sekitar area penahanan. Ia terlihat didampingi oleh sejumlah petugas keamanan Israel selama kunjungannya. Dalam salah satu momen, Ben-Gvir tampak memberikan semangat kepada para aparat keamanan yang berjaga.

Baca juga: Murid-murid di Papua Turun Tangan Bantu Guru Cari Kayu Bakar

Sorotan tajam juga tertuju pada adegan di mana seorang aktivis perempuan terdengar meneriakkan seruan “Palestina merdeka” di tengah kedatangan Menteri Pertahanan Israel. Kejadian ini menambah dimensi dramatis pada situasi yang terekam dalam video.

Aspek lain yang menarik perhatian adalah visual yang menampilkan sejumlah aktivis dalam posisi berlutut. Tangan mereka terlihat terikat di belakang tubuh, sebuah pemandangan yang menimbulkan keprihatinan. Pada saat yang sama, Itamar Ben-Gvir terlihat melambaikan bendera Israel berukuran besar di dekat para aktivis yang sedang ditahan.

Dalam video tersebut, Ben-Gvir terdengar mengucapkan kalimat, “Selamat datang di Israel, kami adalah tuan.” Ungkapan ini dianggap provokatif oleh banyak pihak dan menambah daftar alasan mengapa kunjungannya menuai kecaman.

Video itu juga menangkap momen ketika para aktivis berada di atas dek kapal. Suasana semakin terasa ketika lagu kebangsaan Israel diputar, menciptakan kontras yang mencolok dengan kondisi para tahanan. Hal ini semakin memperkuat narasi tentang ketegangan dan perdebatan yang mengelilingi insiden tersebut.