GueBerita.com – Rasa penasaran seorang pemilik kucing di Surabaya akhirnya terobati setelah mengetahui penyebab stok makanan hewan kesayangannya yang selalu lenyap tak bersisa.
Dalam beberapa minggu terakhir, seorang perempuan yang tinggal di kawasan pesisir Surabaya dilanda kebingungan. Ia merasa heran lantaran stok pakan kucing peliharaannya selalu cepat habis tanpa adanya jejak pencurian oleh manusia.
Karena rasa penasarannya semakin memuncak, ia memutuskan untuk berjaga dan mengamati kondisi halaman rumahnya dari balik pintu. Tujuannya adalah untuk mencari tahu siapa atau apa yang mengambil makanan tersebut tanpa mengganggu aktivitas kucing-kucingnya.
Pada suatu malam, keinginannya untuk mencari tahu pun terjawab dengan sebuah kejadian yang tidak disangka-sangka. Dari celah pintu yang sedikit terbuka, ia melihat pemandangan yang cukup mengejutkan sekaligus menggelikan.
Tiga ekor kambing berukuran sedang terlihat dengan tenang memakan isi mangkuk pakan kucing yang seharusnya menjadi jatah hewan peliharaannya. Kejadian ini sungguh di luar dugaan.
Sementara itu, kucing-kucing peliharaan sang pemilik rumah hanya bisa diam memperhatikan dari balik kursi. Mereka seolah tak percaya dengan apa yang sedang terjadi di depan mata mereka.
Menyadari ada hewan lain yang menikmati santapan mereka, pemilik rumah kemudian membuka pintu perlahan. Tujuannya adalah untuk mengusir ketiga kambing yang sedang asyik makan tersebut.
Begitu pintu terbuka, ketiga kambing itu langsung bereaksi. Mereka seketika berlarian meninggalkan lokasi dengan sangat cepat, seolah ketakutan.
Mereka kabur terburu-buru sambil meninggalkan sisa pakan yang berserakan di lantai halaman. Mangkuk pakan kucing pun terlihat kosong.
Peristiwa unik ini secara tidak langsung menyoroti sebuah persoalan kecil yang kerap terjadi di lingkungan permukiman padat penduduk. Yakni, masalah hewan ternak yang berkeliaran tanpa pengawasan yang memadai.
Baca juga: Dua Anak Lincah Ditemukan Mendaki Gunung Tanpa Perlengkapan
Menurut penuturan pemilik rumah, kemungkinan besar ketiga kambing tersebut berasal dari warga sekitar. Warga tersebut diduga membiarkan hewan peliharaannya, termasuk kambing, untuk mencari makan sendiri tanpa diawasi.






