Polisi Rejotangan Ingatkan Warga Waspada Hoaks

News31 Views

GueBerita.com – Kepolisian bergerak cepat menindaklanjuti informasi viral di media sosial yang meresahkan warga.

Polsek Rejotangan Polres Tulungagung melakukan pengecekan mendalam terkait beredarnya kabar mengenai penampakan sosok pocong di salah satu rumah warga Desa Rejotangan, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.

Pengecekan lapangan ini dilaksanakan pada Minggu malam, tanggal 24 Mei, oleh tim Kijang 01 Polsek Rejotangan. Tim tersebut dipimpin langsung oleh Bawas, didampingi oleh dua personel kepolisian lainnya.

Tim investigasi menyambangi langsung kediaman warga yang diduga menjadi lokasi penampakan, yaitu rumah Bapak Heru Siswanto. Rumah tersebut berlokasi di Dusun Jajar RT 01 RW 01, Desa Rejotangan.

Kapolsek Rejotangan, AKP Kasianto, menjelaskan bahwa langkah pengecekan ini diambil untuk memverifikasi kebenaran informasi yang telah menyebar luas di media sosial dan menimbulkan kegelisahan di kalangan masyarakat.

Baca juga: Pemulihan Infrastruktur dan Hunian Prioritas BPBD Nganjuk untuk Penuhi SPM Penanggulangan Bencana

“Dari hasil pengecekan yang kami lakukan di lokasi kejadian, dapat kami pastikan bahwa informasi maupun foto yang beredar mengenai adanya pocong di rumah warga tersebut adalah tidak benar atau merupakan hoaks,” tegas AKP Kasianto. Pernyataan ini dikutip pada hari Selasa, 26 Mei 2026.

Setelah memastikan bahwa kondisi di lapangan sepenuhnya aman dan tidak ditemukan adanya hal-hal yang mencurigakan, pihak kepolisian kemudian memberikan imbauan kepada seluruh warga. Imbauan tersebut menekankan agar masyarakat tidak mudah percaya begitu saja serta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Menurut keterangan AKP Kasianto, penyebaran kabar bohong semacam ini memiliki potensi besar untuk menciptakan keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat.

“Kami sangat mengharapkan agar seluruh masyarakat dapat lebih bijak dalam memanfaatkan penggunaan media sosial. Selalu lakukan pengecekan fakta yang akurat sebelum membagikan atau menyebarkan informasi apapun,” tambahnya.

Peristiwa ini menjadi sebuah pengingat krusial mengenai pentingnya literasi digital di era informasi yang serba cepat ini. Pihak Polsek Rejotangan berharap agar masyarakat dapat berperan sebagai filter pertama yang cerdas terhadap setiap berita yang beredar, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh hoaks yang dapat menimbulkan keresahan.