Kolesterol Daging Kambing vs. Sapi: Mana yang Lebih Tinggi?

Lifestyle19 Views

GueBerita.com– Saat mendengar daging kambing, sebagian orang langsung mengaitkannya dengan kolesterol tinggi dan tekanan darah.

Sementara daging sapi kerap dianggap lebih aman meski lebih sering dikonsumsi dalam menu sehari-hari.

Padahal, terdapat sejumlah fakta menarik mengenai kandungan lemak dan kolesterol pada kedua jenis daging merah tersebut yang belum banyak diketahui masyarakat.

Selain itu, berbagai mitos tentang daging merah masih dipercaya tanpa melihat fakta nutrisi yang sebenarnya.

Tak sedikit pula orang yang akhirnya menghindari sate maupun gulai karena khawatir terhadap kolesterol, meski belum memahami kandungan gizinya secara menyeluruh.

Karena itu, penting mengetahui mana yang sebenarnya memiliki kandungan kolesterol lebih tinggi antara daging kambing dan daging sapi.

Daging merah, baik kambing maupun sapi, memang kerap menjadi sorotan karena dikaitkan dengan risiko kolesterol dan penyakit jantung.

Banyak orang langsung menilai daging kambing sebagai pemicu utama kolesterol tanpa melihat data kandungan gizinya secara lebih rinci.

Secara umum, kadar kolesterol pada daging dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari bagian potongan daging, usia dan jenis hewan, hingga metode pengolahannya.

Potongan yang mengandung banyak lemak seperti iga atau bagian perut biasanya memiliki kadar lemak jenuh dan kolesterol lebih tinggi dibanding bagian tanpa lemak seperti has dalam maupun has luar.

Baca juga: Makna Mendalam Lempar Jumrah di Puncak Haji

Berdasarkan data nutrisi standar, daging kambing pada porsi yang sama umumnya memiliki kandungan lemak total dan lemak jenuh yang lebih rendah dibanding beberapa potongan daging sapi.