GueBerita.com – Ribuan peziarah kembali memadati Kompleks Kedhaton Gus Miek setiap tahunnya, menciptakan suasana spiritual yang kental dalam peringatan haul ulama besar Jawa Timur.
Acara ini tidak hanya menjadi momen ziarah, tetapi juga berfungsi sebagai wadah silaturahmi yang mempertemukan berbagai daerah dan generasi.
Baik pejabat daerah maupun masyarakat umum turut hadir untuk mendoakan sosok ulama yang jasa-jasanya masih terus dikenang.
Sabtu malam, 30 Mei 2026, menjadi saksi peringatan Haul ke-34 KH. Chamim Djazuli, yang akrab disapa Gus Miek, yang juga bertepatan dengan Haul ke-7 Ibu Nyai Hj. Lilik Suyati.
Baca juga: Perkuat Kapasitas MRV Emisi Sub Nasional Dukung Perpres 110/2025
KH. Chamim Djazuli atau Gus Miek merupakan salah satu ulama besar yang sangat dihormati, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Beliau dikenal luas sebagai pendiri Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri dan merupakan putra dari KH. Djazuli Usman, seorang pengasuh terkemuka di Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang.
Sementara itu, Ibu Nyai Hj. Lilik Suyati adalah sosok pendamping setia Gus Miek yang turut berperan aktif dalam membina santri dan masyarakat.
Peringatan haul beliau yang ke-7 ini dilaksanakan bersamaan sebagai bentuk penghargaan atas segala pengabdian dan kontribusi beliau semasa hidup.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., turut hadir dalam rangkaian peringatan haul tersebut.
Kehadiran Plt Bupati Ahmad Baharudin di tengah kerumunan peziarah dan jamaah menegaskan rasa hormat dan kecintaan masyarakat Tulungagung terhadap sosok ulama kharismatik tersebut.
Acara haul Gus Miek sendiri telah dikenal sebagai salah satu peringatan keagamaan terbesar di Jawa Timur.
Setiap tahunnya, acara ini selalu dibanjiri oleh ribuan jamaah dari berbagai latar belakang, termasuk para kyai terkemuka dan pejabat pemerintah.






