Genjot Investasi dan Tata Aset, Pemkot Madiun Mantapkan Sinergi Digitalisasi Bersama BPN

Nasional1 Views

GueBerita.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun secara konsisten memperkuat sinergi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Madiun. Kolaborasi ini bertujuan utama untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan aset daerah dan peningkatan kualitas layanan pertanahan.

Komitmen bersama ini diperdalam melalui pertemuan audiensi yang dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, bersama perwakilan BPN di Balai Kota pada hari Rabu, 3 Juni.

Diskusi dalam pertemuan tersebut mencakup beberapa poin penting. Isu-isu krusial yang diangkat meliputi proses digitalisasi sertifikat tanah, proses legalisasi aset yang dimiliki oleh pemerintah, harmonisasi data pertanahan, serta pengembangan strategi untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Dalam kesempatan itu, BPN menyampaikan apresiasi atas kemajuan Kota Madiun. Kota ini diakui sebagai salah satu daerah yang memelopori penerapan sertifikat tanah elektronik. Hingga saat ini, sekitar 98 persen bidang tanah di wilayah Kota Madiun telah berhasil ditransformasikan ke dalam sistem digital.

Untuk memperkuat tertib administrasi dan menjamin kepastian hukum, BPN memberikan dorongan kepada Pemkot Madiun. Dorongan ini meliputi percepatan alih media sertifikat aset pemerintah yang masih berbentuk dokumen fisik atau analog. Selain itu, juga diminta penyelesaian segera terhadap dokumen aset yang dinilai belum lengkap legalitasnya.

Menanggapi masukan berharga dari BPN, Plt Wali Kota Madiun menginstruksikan jajarannya untuk bertindak cepat. Instruksi ini mencakup responsif dan tindak lanjut terhadap seluruh catatan dan rekomendasi yang disampaikan oleh BPN.

Beliau menekankan pentingnya manajemen aset daerah yang dijalankan dengan prinsip transparansi. Selain itu, kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku juga menjadi prioritas utama. Kolaborasi yang erat ini dinilai tidak hanya vital untuk penataan internal pemerintahan, tetapi juga memiliki dampak langsung pada peningkatan kepuasan masyarakat dalam mengakses layanan publik.

Selain fokus pada penataan aset, audiensi ini juga membahas keselarasan antara kebijakan tata ruang dengan peraturan pertanahan. Harmonisasi kebijakan ini dianggap sebagai elemen kunci untuk menarik minat para investor agar bersedia menanamkan modal di Kota Madiun.

Oleh karena itu, komunikasi yang intensif antarinstansi menjadi sangat penting. Tujuannya adalah agar setiap perubahan regulasi dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.

“Terkait tata ruang, ini menjadi salah satu pintu masuk investasi. Aturan-aturan yang mengalami perubahan harus terus dikomunikasikan sehingga Kota Madiun yang hari ini menjadi salah satu yang terbaik dalam pensertifikatan tanah bisa terus dipertahankan dan investasi semakin meningkat,” ujar Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menekankan pentingnya sinergi ini.

Melalui penguatan kemitraan yang semakin solid antara Pemkot Madiun dan BPN, diharapkan berbagai tantangan di sektor pertanahan dapat diatasi dengan lebih cepat, responsif, dan efisien. Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi Pemkot Madiun untuk mendukung kemajuan ekonomi daerah.