DKI Prioritaskan Jalur LRT Terintegrasi ke Dukuh Atas

Nasional16 Views

GueBerita.com– Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memprioritaskan kelanjutan pembangunan jalur Light Rail Transit (LRT) rute Velodrome–Manggarai hingga mencapai kawasan Dukuh Atas.

Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat konektivitas antar moda transportasi publik di ibu kota, sekaligus menciptakan sistem perjalanan yang lebih efisien bagi seluruh masyarakat.

Rencananya, jalur LRT Velodrome–Dukuh Atas ini akan membentang sepanjang kurang lebih 14,2 kilometer dan dilengkapi dengan total 12 stasiun yang berlokasi di titik-titik strategis Jakarta.

Baca juga: Kronologi WNI Relawan GSF Pasca Ditahan Israel: Pengakuan Dianiaya

Keberadaan stasiun-stasiun ini diharapkan dapat memfasilitasi perpindahan penumpang antar moda transportasi umum dengan lebih mudah dan praktis.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, jalur baru ini akan terintegrasi penuh dengan berbagai moda transportasi yang ada. Mulai dari MRT Jakarta, TransJakarta, KRL Commuter Line, hingga layanan Kereta Bandara.

Integrasi ini diproyeksikan akan membuat akses di simpul-simpul transportasi penting seperti Manggarai dan Dukuh Atas menjadi lebih lancar dan tertata rapi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah merencanakan tahapan awal proyek ini, yang meliputi proses penyusunan perencanaan teknis serta pengadaan lahan yang dibutuhkan.

Untuk skema pendanaannya, proyek ini akan mengandalkan kolaborasi antara anggaran daerah dengan mitra kerja sama, guna memastikan pembangunan berjalan sesuai target dan efisien.

Pihak pengembang proyek menekankan bahwa pengembangan LRT ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek konektivitas, tetapi juga memberikan perhatian khusus pada kenyamanan para penggunanya.

Berbagai fasilitas pendukung seperti akses ramah disabilitas dan area park and ride di beberapa stasiun akan disediakan. Tujuannya adalah untuk mendorong masyarakat agar lebih beralih menggunakan transportasi umum dibandingkan kendaraan pribadi.

Selain itu, sistem pembayaran elektronik juga akan diintegrasikan secara menyeluruh. Hal ini akan memudahkan penumpang karena mereka hanya perlu menggunakan satu kartu atau aplikasi yang sama saat berpindah dari satu moda transportasi ke moda transportasi lainnya.