Bedhol Pusaka dan Lentera: Lambang Semangat Kebangsaan di Blitar

Nasional12 Views

GueBerita.com – Kota Proklamator Blitar kembali menampilkan cara istimewa dalam memperingati Hari Lahir Pancasila.

Perayaan tidak hanya terbatas pada upacara bendera, melainkan diperkaya dengan serangkaian acara budaya yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Mulai dari prosesi kirab pusaka hingga pawai lentera, setiap elemen acara dirancang untuk menanamkan pesan kebangsaan, agar nilai-nilai Pancasila dapat diinternalisasi dan dihayati bersama, bukan sekadar dihafal.

Kirab Bedhol Pusaka dan Pawai Lentera kembali diselenggarakan dengan meriah oleh Pemerintah Kota Blitar.

Prosesi Bedhol Pusaka memiliki makna sebagai simbol estafet semangat kepemimpinan dan kebangsaan. Sementara itu, lentera melambangkan Pancasila yang berperan sebagai penerang dalam menavigasi berbagai tantangan zaman.

Kedua simbol ini menjadi pembuka rangkaian acara puncak yang melibatkan ribuan warga di jantung kota.

Baca juga: Penuh Penyesalan dan Air Mata, Makna serta Lirik Lengkap Sekuat Hatimu Last Child

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan partisipasi masyarakat dalam Kenduri Pancasila yang bertempat di pelataran UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno pada hari Senin, 1 Juni 2026.

Acara Kenduri Pancasila ini sekaligus menandai penutupan dan puncak dari rangkaian Grebeg Pancasila tahun 2026. Rangkaian ini sebelumnya telah diawali dengan berbagai kegiatan seperti Bedhol Pusaka Nagari, Pawai Lentera, Malam Tirakatan Macapat, hingga Kirab Gunungan Lima.

Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menekankan bahwa Pancasila memiliki kedudukan yang lebih dari sekadar dokumen kenegaraan. Pancasila merupakan jiwa bangsa yang wajib dihidupkan dan diaktualisasikan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.

Melalui gelaran Kenduri Pancasila, seluruh masyarakat diajak untuk merenungkan dan menginternalisasi nilai-nilai luhur Pancasila, seperti persatuan, semangat gotong royong, sikap toleransi, dan kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi utama dalam upaya membangun Indonesia yang bercita-cita adil, makmur, dan memiliki kepribadian bangsa yang kuat.

Sebagai kota yang memiliki kaitan erat dengan sejarah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Kota Blitar terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan warisan pemikiran serta gagasan dari Bung Karno. Hal ini diwujudkan melalui pendekatan budaya yang bersifat membumi, mudah dipahami, serta memiliki nilai edukatif bagi seluruh lapisan masyarakat.