GueBerita.com – Isu penyebaran disinformasi menjadi perhatian utama pemerintah pusat. Untuk mengatasi persoalan ini, para kepala daerah dari wilayah Jawa dan Bali mengadakan dialog bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago dan Menteri Dalam Negeri Jenderal Pol. (Purn.) Muhammad Tito Karnavian.
Pertemuan krusial ini diselenggarakan di Gedung Pracimasana, Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, pada hari Kamis, 4 Juni. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, turut hadir dalam agenda penting ini.
Perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini memang menawarkan kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Namun, kemudahan ini juga membawa tantangan tersendiri. Salah satu tantangan terbesar adalah maraknya peredaran informasi palsu yang dapat memicu kesalahpahaman di ruang publik.
Dalam pengarahannya, Menko Polkam menekankan pentingnya kewaspadaan dan peningkatan kehati-hatian bagi seluruh pemerintah daerah terhadap ancaman disinformasi. Beliau juga meminta agar disusun langkah-langkah antisipasi yang efektif untuk menghadapi tantangan ini di masa mendatang.
Selain berpartisipasi dalam dialog mengenai disinformasi, Plt Wali Kota Madiun juga dijadwalkan mengikuti serangkaian agenda pusat lainnya di Yogyakarta. Agenda tersebut mencakup diskusi mengenai finansial regional dan acara apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 se-Jawa dan Bali.
Menanggapi arahan dari pemerintah pusat, Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, menyatakan komitmen penuh Pemerintah Kota Madiun untuk melaksanakan instruksi yang diberikan. Hal ini menunjukkan keseriusan Pemkot Madiun dalam menangani isu disinformasi.
Kota Madiun telah dan akan terus berupaya melakukan berbagai langkah mitigasi. Upaya ini meliputi penguatan keamanan informasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang bertugas, hingga mendorong partisipasi aktif dari masyarakat dalam proses penyaringan informasi yang beredar.
“Intinya, apa pun arahan dari Bapak Menko Polkam, Kota Madiun siap untuk mengikutinya,” tegas Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, sebagai penutup. Pernyataan ini menegaskan kesiapan dan komitmen Pemkot Madiun dalam menghadapi tantangan disinformasi.






