GueBerita.com – Kulasse Jibbe, seorang jemaah haji berusia 62 tahun asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, berhasil mencuri perhatian banyak orang di area tunggu kepulangan di Bandara Jeddah.
Saat menanti jadwal penerbangan kembali ke Tanah Air, pria lanjut usia ini tampak mengenakan lima buah boneka unta yang dikalungkan di lehernya. Hal ini terpaksa dilakukannya karena seluruh ruang di dalam kopernya sudah terisi penuh.
Kulasse Jibbe menjelaskan bahwa boneka-boneka unta tersebut adalah titipan oleh-oleh yang akan dibagikan kepada keenam cucunya di kampung halaman.
Ia mengungkapkan bahwa satu boneka unta berhasil dimasukkan ke dalam koper, sementara lima boneka lainnya terpaksa dibawa dengan cara dikalungkan karena keterbatasan kapasitas bagasi.
“Kopernya tidak cukup, ada enam boneka unta, yang lima saya bawa begini,” ujar Kulasse dengan senyum lebar saat menceritakan alasan di balik penampilannya yang unik di ruang tunggu Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada Minggu (31/5).
Menurut penuturannya, keinginan untuk membawakan oleh-oleh boneka unta tersebut datang langsung dari cucu-cucunya yang sangat menginginkan buah tangan khas dari Tanah Suci.
Baca juga: Kisah Sedih di Balik Lagu 'Stasiun Balapan' Didi Kempot
Ketika melihat para pedagang menjajakan mainan berbentuk unta, ia seketika teringat akan permintaan sang cucu dan memutuskan untuk membelinya.
Tingkah laku Kulasse yang sederhana namun penuh makna itu sontak mengundang senyum dari jemaah haji lainnya maupun para petugas bandara yang menyaksikan.
Beberapa orang bahkan tergerak untuk mengajak Kulasse berfoto bersama, merasa terhibur oleh cara uniknya dalam membawa oleh-oleh untuk keluarga tercinta.
Kisah Kulasse Jibbe ini secara apik menggambarkan tradisi yang telah mengakar di kalangan jemaah haji, yaitu membawa pulang buah tangan khas dari Makkah untuk dibagikan kepada orang-orang tersayang di kampung halaman.
Di balik perjalanan spiritual yang panjang dan penuh makna, terselip pula cerita-cerita menyentuh tentang kasih sayang dan keinginan tulus untuk berbagi kebahagiaan dengan keluarga, meskipun harus menghadapi tantangan seperti keterbatasan ruang bagasi.






