Peran Penting Pengusaha dan Pekerja untuk Ekonomi Mojokerto

News8 Views

GueBerita.com– Pemerintah Kota Mojokerto menyoroti krusialnya sinergi antara pelaku usaha, tenaga kerja, dan pemerintah daerah sebagai fondasi utama untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi lokal.

Kerja sama sinergis ini dinilai memiliki peran signifikan dalam upaya penciptaan lapangan kerja baru serta peningkatan taraf hidup masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, saat menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) tahun 2026.

Acara yang diselenggarakan di GOR Seni Majapahit pada hari Minggu, 31 Mei 2026, ini dirangkai dalam sebuah kegiatan jalan sehat yang mengedepankan semangat kebersamaan, melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk para pekerja, pelaku bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya di Kota Mojokerto.

Menurut Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita, terciptanya hubungan industrial yang harmonis merupakan aset berharga bagi daerah dalam mempertahankan stabilitas ekonomi, terlebih lagi di tengah berbagai tantangan global yang masih membayangi.

“Kami sangat meyakini bahwa kolaborasi antara pengusaha, pekerja, dan pemerintah merupakan kunci utama untuk memastikan pertumbuhan ekonomi Kota Mojokerto tetap berada pada jalur positif, membuka lebih banyak peluang kerja, serta meningkatkan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ning Ita.

Beliau juga menekankan bahwa hubungan antara kedua belah pihak, pengusaha dan pekerja, bersifat saling melengkapi dan saling membutuhkan satu sama lain.

Oleh karena itu, penting untuk terus memelihara keharmonisan dalam hubungan industrial agar iklim usaha tetap sehat dan mampu menarik minat investasi baru.

“Pengusaha membutuhkan kehadiran tenaga kerja, dan sebaliknya, pekerja pun membutuhkan eksistensi pengusaha. Maka dari itu, hubungan industrial yang dilandasi keharmonisan harus senantiasa dijaga demi terciptanya iklim investasi yang kondusif dan keberlanjutan pembangunan ekonomi,” tambahnya.

Dalam upaya menekan angka pengangguran terbuka, Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya memperluas akses terhadap kesempatan kerja melalui berbagai strategi yang terarah.

Baca juga: Klaim Mantan Rekan Bisnis Hanania Travel Mengenai Penggunaan PT dan Konsep Bisnis Bersama

Beberapa langkah konkret yang telah diambil antara lain adalah mendorong reaktivasi operasional pabrik-pabrik yang sebelumnya mengalami penghentian aktivitas, membuka pintu bagi peluang investasi baru, serta mengembangkan sejumlah Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang dikenal sebagai dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).