Jemaah Hanania Travel Curhat Tagihan Umrah Jauh Sebelum Keberangkatan

Viral15 Views

GueBerita.com – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah yang melibatkan Hanania Travel kembali menarik perhatian publik.

Di tengah proses hukum yang masih berlangsung, berbagai pengalaman calon jemaah mengenai layanan serta sistem pembayaran perusahaan tersebut marak dibagikan di platform media sosial.

Salah satu cerita yang mencuat berasal dari akun Threads dengan nama pengguna @yunirahmaaaaa. Akun ini membagikan pengalaman yang dialami oleh keluarganya saat mendaftar program umrah melalui Hanania Travel.

Baca juga: Unggahan Kim Min Jae Picu Perdebatan, Agensi Akui Kesalahan Teknis Saat Rekaman

Dalam unggahannya, pemilik akun tersebut menyatakan bahwa keluarganya diminta untuk melakukan pelunasan biaya perjalanan umrah jauh sebelum tanggal keberangkatan yang sebenarnya.

Menurut informasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut, keluarga pemilik akun dijadwalkan untuk berangkat menunaikan ibadah umrah pada tanggal 2 Februari 2026.

Namun, proses pelunasan biaya perjalanan tersebut sudah diminta dilakukan sejak bulan September 2025.

Pemilik akun juga turut menyertakan tangkapan layar dari percakapan yang terjadi dengan pihak admin Hanania Travel.

Melalui percakapan yang diunggah, admin Hanania Travel menjelaskan adanya sebuah program yang disebut sebagai diskon percepatan. Program ini mengharuskan para calon jemaah untuk menyelesaikan pembayaran biaya perjalanan secara penuh, paling lambat tujuh hari setelah melakukan pembayaran uang muka atau down payment (DP).

Berdasarkan pesan yang dibagikan, admin Hanania Travel menekankan pentingnya pelunasan yang dilakukan sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan agar diskon yang ditawarkan tetap dapat berlaku.

Pemilik akun kemudian menyampaikan keberatan dan mempertanyakan alasan mengapa pelunasan diminta dilakukan dalam jangka waktu yang sangat singkat, mengingat jadwal keberangkatan umrah masih berjarak beberapa bulan lagi.

Unggahan tersebut juga memuat sejumlah pesan lanjutan dari pihak admin yang kembali menanyakan mengenai rencana pelunasan kepada calon jemaah tersebut.